“Bidik Mesin Tekstil Belgia”

Rabu, 24 November 2010

“Bidik Mesin Tekstil Belgia”


Bidik Mesin Tekstil Belgia

Posted: 24 Nov 2010 08:32 AM PST

24 Nopember 2010 | 23:20 wib

Bandung, CyberNews. Pemprov Jabar menjajaki untuk mendatangkan mesin tekstil produksi Belgia yang dinilai memiliki kualitas lebih andal bagi pelaku usaha di kawasan provinsi itu. Hanya saja, mereka terbentur harga yang tinggi.

"Mesin Belgia termasuk yang terbaik di dunia, tapi harganya selangit. Kami minta turun harga. Mungkin ada timbal baliknya seperti bisa buka di sini," kata Gubernur Jabar, Ahmad Heryawan usai menerima delegasi Provinsi West Flanders, Belgia di Bandung, Rabu (24/11).

Untuk itu, pihaknya bakal melakukan pertemuan intensif termasuk membentuk forum kerjasama di antara kedua belah pihak.

Kadisperindag Jabar, Ferry Sofwan menambahkan selama ini pabrik-pabrik tekstil di wilayahnya lebih banyak yang menggunakan alat produksi buatan China karena dianggap lebih murah.

Dijelaskan, tawaran dari Belgia yang memiliki kualitas mesin terbaik itu patut disambut karena diyakini akan meningkatkan kemampuan daya saing produk yang dihasilkan. Tawaran tersebut, imbuh Ferry, diharapkan dapat disertakan dalam program restrukturisasi mesin tekstil yang dilakukan pemerintah.

Saat ini, sudah ada 112 perusahaan di Jabar yang mengikutinya. Menurut dia, jumlah investasinya bernilai besar. "Untuk periode 2007-2009 saja, nilai investasi untuk mesin mencapai Rp 3 Triliun," jelasnya.

( Setiady Dwi /CN13 )

Powered by Telkomsel Blackberry

Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad

Bookmark and Share

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read our FAQ page at fivefilters.org/content-only/faq.php
Five Filters featured article: Beyond Hiroshima - The Non-Reporting of Falluja's Cancer Catastrophe.

Diposkan oleh iwan di 13.28  

0 komentar:

Poskan Komentar