“Berhasil “TUTUP””

Senin, 28 Februari 2011

“Berhasil “TUTUP””


Berhasil “TUTUP”

Posted: 28 Feb 2011 07:59 AM PST

Logo TDA

Rasanya aneh kalau mendengar cerita tentang tutupnya sebuah usaha dan disampaikan dengan penuh ketegasan. Simak surat dari mas Noto di bawah ini.

+++

Dear,All….

"SOTO AYAM MAS NOTO"Setelah tiga bulan lalu berhasil saya buka, maka hari ini saya nyatakan bahwa SOTO AYAM MAS NOTO telah "BERHASIL TUTUP".

Terkadang sulit untuk menterjemahkan kalimat "Berhasil Tutup", tapi saya pikir saya harus belajar untuk melihat setiap keadaan dari sudut pandang yg berbeda, bahwa dg tutupnya Usaha pertama saya "soto ayam" telah membuat saya berhasil mengetahui cara yang salah dalam mengelola sebuah usaha.

Saya hanya tidak boleh diam, yang penting adalah saya harus segera Action lagi.Dan semoga dengan berbagi, saya bisa mendapat masukan dan saran yang bisa lebih menguatkan saya dalam usaha berikutnya.

Terimakasih buat pak Untung, pak siswanto dan pak Ato sunarto, serta teman2 TDA dan EU atas dukungannya terhadap usaha saya yg baru pertama saya lakoni ini.

Mari Berkarya Lagi, dan Tetap Semangat!!
Salam

+++

Sambutan teman-teman juga sangat mencenggangkan. Bukannya ikut sedih, malahan ikut mendukung penutupan usaha ini.

Misalnya tanggapannya seperti ini.

+++

Wah makin banyak yang berani menyampaikan kegagalannya. Kayaknya musti diadain sesi diskusi sendiri nih…Judul diskusinya"The Power of Gagal"Silahkn berbagi kegagalan dan mari kita ambil hikmahnya..

Salam Suksessss,

+++

Selamat dan Sukses pak Pranoto atas penutupan usahanya, sayang saya tidak bisa menghadiri penutupan usahanya. Semoga dengan keberhasilan penutupan usaha ini akan diikuti dengan pembukaan usaha lagi.
Kalo mau wisata ke daerah puncak aja kalo macet suka buka tutup, begitu juga kalo mau ke puncak usaha kalo macet cash flownya yang tinggal buka tutup aja.
Buka Tutup usaha adalah keputusan, tidak buka usaha dan tidak menutup usaha (kalo rugi) adalah kebimbangan..
Salam buka tutup usaha

+++

Sebelum buka mie wasabi,
saya sudah sukses tuh pak menutup usaha warung padang satu bulan sebelum nya.
Sudah sukses pula menutup usaha pempek sebelumnya.
Sudah sukses pula menutup usaha sarung tangan dan apron sebelumnya.
Sudah sukses pula menutup usaha mlm dan keagenan pulsa.
Sudah sukses pula menutup usaha kulakan jualan baju ke Bali.
Ternyata baru sadar saya telah banyak menuai ke-sukses-an setelah baca postingan pa pranoto ini.
Dan dari tutup nya usaha itu masing masing punya alasan sendiri yang berbeda beda.
Tapi, ga kapok kapok ya?

+++

Luar biasa mas Pranoto. Beliau bisa menghadapi kekalahan dengan baik.
Kalah dalam satu pertempuran bukan masalah, masih ada pertempuran lain yang bisa kita menangkan.
Yang penting jangan sampai kalah perang. Tabu kalau sampai kalah perang.
Pertempuran dan Peperangan adalah dua hal yang berbeda.

Salam sehati.

+++

Tertarik ikut diskusi seperti di atas, silahkan ganti kalimat "Masukan Alamat email Anda!" dengan alamat email anda dan klik Join Now!

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read our FAQ page at fivefilters.org/content-only/faq.php
Five Filters featured article: Collateral Damage - WikiLeaks In The Crosshairs.

Diposkan oleh iwan di 13.29  

0 komentar:

Poskan Komentar