“Balada Pak Marto « KILL NOTHING BUT TIME”

Jumat, 11 Maret 2011

“Balada Pak Marto « KILL NOTHING BUT TIME”


Balada Pak Marto « KILL NOTHING BUT TIME

Posted: 11 Mar 2011 10:06 AM PST

Tempat makan kaporit saya kena gusur. Bakmie Jawa Pak marto yang awalnya biasa buka usaha di depan klinik Banjar medika Cipondoh tiba – tiba diminta pindah oleh pemilik tanah karena lahannya akan dipakai untuk usaha.

 

Setelah mendapatkan masukan dari beberapa pelanggannya, Bakmi Jawa Pak Marto memutuskan pindah ke taman jajan depan komplek perumahan Taman Royal 2. Disitu mereka diharuskan membayar 2 juta pada pengelola (kurang jelas, ini bayarnya ke satpam atau ke pihak lain).

 

Nah masalah muncul begitu ternyata disitu sudah ada yang membuka lapak serupa, jualan nasi goreng, kwetiauw dan sebangsanya. Oleh pedagang lama, Pak Marto hanya diperbolehkan menjual produk yang belum dijual oleh penjual yang lain. Artinya, Pak Marto hanya boleh menjual Bakmi Godhog. Merugilah Pak Marto

 

Akhirnya, setelah bertahan kurang dari seminggu di situ, Pak Marto memutuskan untuk pindah buka usaha di depan pom bensin Cipondoh, sejajar dan hanya berjarak ± 50 meter dari Banjar Medika.

 

Entah karena saya pernah mengulasnya di blog ini dua kali, atau karena yang lain, yang jelas pelanggannya sekarang makin banyak. Dulu saya pernah menulis bahwa jika anda ingin mendatangi tempat ini, datanglah sekitar jam 10 malam. Yang terjadi, sekarang jam 10 malam selalu ramai. Jadi, saya sekarang mengatur strategi untuk datang selepas maghrib. Biasanya disitu belum begitu ramai ( awas ya, kalo setelah tulisan ini dipublikasikan, keramaian berubah ke waktu selepas maghrib !!)

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read our FAQ page at fivefilters.org/content-only/faq.php
Five Filters featured article: Comment Is Free But Freedom Is Slavery - An Exchange With The Guardian's Economics Editor.

Diposkan oleh iwan di 13.34  

0 komentar:

Poskan Komentar