Usaha penggergajian kayu bikin bising penduduk desa di Madiun ...

Senin, 08 Agustus 2011

“<b>Usaha</b> penggergajian kayu bikin bising penduduk desa di Madiun <b>...</b>”


<b>Usaha</b> penggergajian kayu bikin bising penduduk desa di Madiun <b>...</b>

Posted: 08 Aug 2011 03:07 AM PDT

Usaha penggergajian kayu bikin bising penduduk desa di Madiun Surabaya-Yustisi.com: 

Warga Desa Tulung,  Kecamatan Saradan,  Kabupaten Madiun, Jawa Timur, Senin (8/8) siang,  mendatangi tempat penggergajian kayu milik Wahyudi warga Desa Sumberbendo Kecamatan Saradan Kabupaten Madiun.

Mereka  menuntut Wahyudi  menutup usahanya, karena mengganggu ketertiban dan bikin bising lingkungan.

Menurut Totok (54), mereka keberatan dengan penggergajian di tengah-tengah pemukiman penduduk. Mesin gergaji bikin bising.

Kepala Desa Tulung, Karno  melalui Staf Pembangunan Desa Tulung, Mochamad Ali mengungkapkan,penduduk tidak menghendaki penggergajian tersebut.

Wahyudi (45), usahanya sudah memilikiizin resmi dari Pemerintah Kabupaten Madiun.

"Saya tidak tahu apa mau warga ini. Saya dilarang buka usaha padahal saya sudah memiliki izin lengkap. Namun saya tidak ingin  berlanjut sehingga saya pindah ke tempat lain," ujarnya sambil memindahkan mesin penggergajiannya. gus

Artikel berkaitan:

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers. Five Filters featured article: A 'Malign Intellectual Subculture' - George Monbiot Smears Chomsky, Herman, Peterson, Pilger And Media Lens.

Diposkan oleh iwan di 13.09  

0 komentar:

Poskan Komentar