“Empat Ritel Internasional Serbu Semarang - Suara Merdeka CyberNews”

Minggu, 04 September 2011

“Empat Ritel Internasional Serbu Semarang - Suara Merdeka CyberNews”


Empat Ritel Internasional Serbu Semarang - Suara Merdeka CyberNews

Posted: 04 Sep 2011 09:50 AM PDT

04 September 2011 | 23:50 wib


Semarang, CyberNews.
Prospek bisnis ritel yang semakin cerah di Kota Semarang, mulai dilirik oleh pebisnis. Akhir tahun 2011 nanti, rencananya empat ritel berskala nasional dan internasional yaitu Everbest, Electronic Solution, dan Martha Tilaar, akan segera masuk ke Semarang. Empat ritel tersebut nantinya akan menempati gerai di salah satu mal terbesar di Kota Semarang, Mal Paragon City di Jl Pemuda.

Menurut General Manager Mal Paragon City Handoyo K Setyadi, meski Mal Paragon memiliki biaya sewa ruang lebih tinggi dibandingkan mal lain, namun pihaknya tetap bisa menjual ruang yg dimiliki. Ini karena para perusahaan memiliki tolok ukur sendiri seperti kenyamanan, untuk membuka ruang usaha di Paragon. Apalagi tahun ini Crowne Plaza Hotel juga akan segera buka di Mal Paragon.

"Kami telah menyediakan tempat seluas 200 meter persegi untuk gerai baru Electronic Solution. Selain itu, akan ada juga tenant baru milik Martha Tilaar dan Everbest," kata Handoyo.

Promotion Manager Mal Paragon City, Dian Widiyanti menambahkan, rata-rata para pemilik tenant memiliki standar khusus dalam melihat mal untuk dijadikan tempat ruang usaha. Mereka melihat desain bangunan, lokasi, standar khusus yang
ditetapkan, dan barang yg dijual. "Sekarang ini masyarakat Semarang sudah menginkan produk-produk kelas atas seperti starbuck, hush puppies. Produk-produk ini sudah ditunggu konsumen. Padahal selama ini masyarakat Semarang semarang terkenal susah untuk beli barang," ujarnya.

Dari total jumlah tenant yang dimiliki Mal Paragon sebanyak 158 buah, sampai saat ini telah terisi148 tenant. Lama sewa tenant yang diterapkan minimal selama tiga tahun. Sementara untuk tenant anchor seperti Matahari, memiliki masa sewa hingga 20 tahun. Mal yang selalu dikunjungi 30.000-50.000 pengunjung tiap harinya ini, memiliki penataan tenant yang sudah dirancang khusus di tiap lantainya agar kenyamanan, lebersihan, dan kehigienisan tetap terjaga. Seperti di lantai dasar, tenant yang ada adalah bertaraf internasional mulai drai fashion, serta makanan dan minuman.

"Kami optimis sampai akhir tahun nanti seluruh tenant akan terisi. Kelas menengah ke atas untuk mal ini yang telah terbentuk dengan sendirinya, bisa membuat bisnis ritel di Semarang setara dengan Jakarta, " tuturnya.

( Fani Ayudea / CN32 / JBSM )

Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers. Five Filters featured article: A 'Malign Intellectual Subculture' - George Monbiot Smears Chomsky, Herman, Peterson, Pilger And Media Lens.

Diposkan oleh iwan di 13.32  

0 komentar:

Poskan Komentar