“Kilas Ekonomi BLK Kudus Latih 4.192 Pekerja - Suara Karya”

Minggu, 11 September 2011

“Kilas Ekonomi BLK Kudus Latih 4.192 Pekerja - Suara Karya”


This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers. Five Filters featured article: A 'Malign Intellectual Subculture' - George Monbiot Smears Chomsky, Herman, Peterson, Pilger And Media Lens.

Kilas Ekonomi BLK Kudus Latih 4.192 Pekerja - Suara Karya

Posted: 11 Sep 2011 11:56 AM PDT

 
 

Kilas Ekonomi
BLK Kudus Latih 4.192 Pekerja

Senin, 12 September 2011

KUDUS (Suara Karya): Tahun ini, Balai Latihan Kerja (BLK) Kabupaten Kudus memberikan pelatihan kepada 4.192 pekerja. Prioritas pembekalan keterampilan secara gratis ini ditujukan untuk buruh rokok yang perusahaannya mengalami masalah. Kebijakan tersebut dilakukan karena pelatihan dibiayai dari dana bagi hasil cukai tembakau (DBHCT). Kepala BLK Kudus Sajad menyatakan, ribuan pekerja tersebut mendapatkan 30 jenis pelatihan. Pelatihan yang dimaksud itu mulai dari tata boga, perbengkelan, hingga servis elektronik. "Semua itu diberikan secara cuma-cuma," ujarnya. Tidak hanya itu, BLK Kudus juga memberikan peralatan kerja secara cuma-cuma kepada peserta pelatihan, salah satunya mereka yang mengikuti pelatihan menjahit.
"Setelah pelatihan selesai, peralatan tersebut kami berikan kepada mereka agar dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya. Tentunya butuh biaya besar untuk dapat merealiasikan kegiatan pelatihan ini. Tahun ini dana yang disiapkan untuk pelatihan mencapai Rp 8,7 miliar. Pekerja pabrik Rokok Jambu Bol yang menganggur selama 3 tahun mendapat prioritas untuk jadi peserta pelatihan. Sejauh ini memang 60 persen peserta pelatihan dari pabrik rokok ini. "Kami berharap mereka dapat mengembangkan ilmu dan kerterampilan dari pelatihan untuk menjadi pekerja di perusahaan lain atau buka usaha sendiri," tuturnya. (Wahyudi)

Diposkan oleh iwan di 13.25  

0 komentar:

Poskan Komentar