“USU Buka Magister Manajemen Properti dan Penilaian - Harian Analisa (Blog)”

Senin, 10 Oktober 2011

“USU Buka Magister Manajemen Properti dan Penilaian - Harian Analisa (Blog)”


USU Buka Magister Manajemen Properti dan Penilaian - Harian Analisa (Blog)

Posted: 10 Oct 2011 11:48 AM PDT

Medan, (Analisa). Sekolah Pasacsarjana Universitas Sumatera Utara (SPs USU) membuka program studi baru berupa Magister Manajemen Properti dan Penilaian. Persemian program baru ini dilangsungkan di SPs-USU, Kampus USU Padang Bulan, Sabtu (8/10).

Peresmian ini dihadiri oleh Pembantu Rektor (Purek) IV USU, Ningrum Natasya Sirait; Ketua Masyarakat Profesi Penilai Indonesia (MAPPI), Ir Hamid Yusuf; dan Direktur Pembinaan Akuntan dan Jasa Penilai Kementerian Keuangan, Dadan Kuswajuardi; Ketua DPD Real Estate Indonesia (REI) Sumut, Tomi Wistan, perwakilan BI Cabang Medan, Elly Tijan; dan pengajar SPs-USU.

Hamid Yusuf dalam sambutannya mengatakan, jumlah ahli properti dan penilai bersertifikat untuk menentukan nilai pasar suatu aset negara maupun swasta belum memadai sementara perkembangannya sangat pesat.

Dilihat dari jumlah penduduk, katanya, rasio tenaga ahli penilai di Indonesia minim dibanding Amerika Serikat, Singapura, dan Malaysia, sementara kebutuhannya.

Minimnya ahli penilai dan properti di Indonesia harus menjadi perhatian serius mengingat jasa penilai di sektor perbankan, non perbankan, sektor swasta maupun negara sangat tinggi.

Selain itu, juga karena adanya kewajiban penyusunan laporan keuangan perusahaan menggunakan nilai wajar sesuai dengan standar laporan keuangan internasional (IFRS) akan diberlakukan segera. Agar laporan terkini tersaji bagi pengguna, butuh SDM yang memiliki kemampuan bersertifikat untuk itu.

"Karenanya, prospek karir lulusan magister manajemen properti dan penilaian sangat menjanjikan," katanya.

Kebutuhan

Sementara, Dadan Kuswajuardi mengatakan, salah satu dasar pelaksanaan optimalisasi aset adalah penilaian. Penilaian secara umum dilakukan untuk menentukan nilai aset atau usaha milik negara dan swasta dengan tujuan seperti jaminan bank asuransi pajak, hipotek, sewa-menyewa dan sebagainya.

Katanya, setiap daerah membutuhkan SDM ahli melakukan optimalisasi aset yang dimiliki. Mellaui program ini, tuntutan akan kebutuhan tenaga ahli bidang properti dan penilai akan terpenuhi,.

Ningrum sendiri menyatakan, berdasarkan desakan dan kebutuhan ahli properti dan penilai begitu besar, USU bekerjasama dengan MAPPI membuka program magister ini untuk pendidikan dasar dan madya.

Program ini, menawarkan mata kuliah yang berkaitan manajemen properti dan penilaian aset. Tujuannya meningkatkan pengetahuan mahasiswa dalam mengelola properti serta penilaian aset secara bertanggung jawab. Pendaftaran dibuka 26 September-24 Oktober 2011. (gas)

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers. Five Filters featured article: A 'Malign Intellectual Subculture' - George Monbiot Smears Chomsky, Herman, Peterson, Pilger And Media Lens.

Diposkan oleh iwan di 13.54  

0 komentar:

Poskan Komentar