“BPPTSP Samarinda Buka Layanan Perizinan di Seberang - Tribunnews”

Selasa, 01 November 2011

“BPPTSP Samarinda Buka Layanan Perizinan di Seberang - Tribunnews”


BPPTSP Samarinda Buka Layanan Perizinan di Seberang - Tribunnews

Posted: 01 Nov 2011 06:33 AM PDT

Tribun Kaltim - Selasa, 1 November 2011 21:22 WITA

SAMARINDA, tribunkaltim.co.id - Badan Pelayanan Perizinan  Terpadu Satu Pintu (BPPTSP) Kota Samarinda membuka loket pelayanan perizinan di Kecamatan Samarinda Seberang, khusus untuk pelayanan warga Samarinda Seberang, Loa Janan Ilir dan Palaran terhitung mulai 1 November.

Kepala BPPTSP Sopyan Supriyadi mengatakan, pembukaan loket baru ini sejalan dengan komitmen pemerintah dalam upaya pendekatan pelayanan pada masyarakat dalam memberikan izin,

"Ini sesuai arahan Walikota yang menginginkan adanya kemudahan kepada semua warga dalam mengurus perizinan. Apalagi di tiga kecamatan ini sedang gencar pertumbuhan dunia usahanya," kata  Sopyan, Selasa (1/11).

Loket baru ini juga dimaksudkan untuk memberikan kemudahan kepada investor yang ingin melakukan kegiatan usaha di kota Samarinda tidak terkendala oleh kemacetan yang kerap terjadi bila harus mengurus perizinan di kantor BPPTSP jalan Basuki Rahmat.

"Investor yang ingin melakukan kegiatan usaha di Kota Samarinda supaya tak perlu jauh-jauh,  tak perlu lagi membuang waktu dan tenaga untuk mengurus perizinan ke kantor BPPTSP serta menghindari kemacetan yang sering terjadi," kata Sopyan.

"Kamis dan Jumat, kami juga tetap memberikan pelayanan. Tapi di dua hari ini, yang bertugas dari kantot kecamatan, karena hanya menerimakan berkas permohonan izin-izin yang disampaikan warga untuk selanjutnya diproses lebih lanjut oleh petugas dari BPPTSP. Selain mendekatkan pelayanan, juga memecahkan frekwensi antrian di kantor pusat,"kata Sopyan. (*)

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers. Five Filters recommends: Donate to Wikileaks.

Diposkan oleh iwan di 13.38  

0 komentar:

Poskan Komentar