“Buka Bioskop di RI, Lotte Terganjal Aturan”

Kamis, 05 Januari 2012

“Buka Bioskop di RI, Lotte Terganjal Aturan”


Buka Bioskop di RI, Lotte Terganjal Aturan

Posted: 05 Jan 2012 08:13 AM PST

Kamis, 5 Januari 2012, 23:01 WIB

Nur Farida Ahniar, Winda Yanti

Ilustrasi bioskop (VIVAnews/Anhar Rizki Affandi)

VIVAnews - Keinginan perusahaan asal Korea, Lotte Cinema, untuk membuka 100 bioskop baru di Indonesia sepertinya terganjal aturan. Pasalnya, jenis usaha penayangan bioskop atau gedung teater film masih tertutup bagi investor asing.

Menurut Direktur Perfilman Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Syamsul Lussa, peluang usaha dibidang perfilman diatur dalam UU Nomor 33 Tahun 2009 Pasal 8 ayat 3. Jika diperhatikan dengan Perpres Nomor 36 tahun 2010 disebutkan dengan jelas usaha penayangan bioskop atau gedung teater film disebutkan penyertaan modal dalam negeri masih 100 persen.

"Hal ini juga dapat dibaca bahwa usaha yang dimaksud masih tertutup bagi investor asing," ujar Syamsul di Jakarta, Kamis, 5 Januari 2012.

Syamsul mengatakan bahwa sudah ada 49 persen bisnis perfilman yang terbuka untuk asing seperti, studio pengambilan gambar film, sarana pengisian suara film, dan sarana percetakan film. Namun, rencana Lotte tersebut masih dalam proses.

"Sudah banyak juga investor dalam negeri mulai tertarik menyatakan minat untuk membangun bioskop-bioskop di kabupaten," ujarnya.

Lotte Group telah melakukan pertemuan dengan Pemerintah sejak tahun lalu. Lotte tertarik dengan jumlah penduduk Indonesia yang besar, peningkatan kelas menengah, dan kurangnya layar bioskop di Indonesia. Dari 525 kota dan kabupaten yang ada, baru 55 daerah yang memiliki bioskop.

Saat ini jumlah bioskop sebanyak 172 di Indonesia, dengan 676 layar. Jumlah penonton tahun 2011 mencapai 50 juta orang. (ren)

• VIVAnews

Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Kirim Komentar

Anda harus Login untuk mengirimkan komentar

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers. Five Filters recommends: Donate to Wikileaks.

Diposkan oleh iwan di 13.35  

0 komentar:

Poskan Komentar