“Februari, Gelper Buka Lagi di Batam - Inilah.com”

Senin, 16 Januari 2012

“Februari, Gelper Buka Lagi di Batam - Inilah.com”


Februari, Gelper Buka Lagi di Batam - Inilah.com

Posted: 16 Jan 2012 09:37 AM PST

INILAH,COM, Batam Centre - Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kota Batam Yusfa Hendri mengatakan, arena gelanggang permainan (gelper) di Batam diperkirakan akan sudah bisa beroperasi lagi pada bulan Februari mendatang.

Namun, hal itu jika seluruh proses verifikasi terhadap perizinan termasuk mesin-mesin di arena permainan ketangkasan tersebut selesai.

"Diperkirakan bulan dua (Februari) gelper baru mulai beroperasi, setelah melalui pengecekan. Mulai dari izin hingga mesin gelper itu sendiri," kata Yusfa, Senin (16/1)

Menurut mantan kabag Humas Pemko Batam ini, perlu waktu dan butuh proses untuk memverifikasi seluruh arena dan mesin gelper yang ada di Batam. Karena itu, selama proses verifikasi berlangsung, tidak boleh ada arena gelper yang beroperasi.

Proses verifikasi dilakukan oleh Tim Terpadu Kota Batam yang terdiri dari Polda Kepri, Polresta Barelang, Disparbud dan Satpol PP.

"Nantinya tim terpadu akan sama-sama mengawal peraturan daerah (perda) yang sudah ditetapkan. Sehingga tidak ada lagi hal-hal yang seperti ini (penyegelan)," katanya.

"Selama ini kan pengusaha (gelper) bertanya-tanya soal kejelasan nasib mereka. Soalnya, mereka merasa mengantongi izin resmi dari Pemko Batam. Mereka juga bertanggung jawab atas nasib para karyawan. Sekarang ini, total karyawan dari seluruh arena gelper di Batam diperkirakan mencapai 6.000 orang lebih," kata Yusfa lagi.

Sebelumnya diberitakan, pengusaha arena gelper di Kota Batam masih belum boleh mengoperasikan usahanya. Selain masih disegel, Izin Tetap Usaha Pariwisata (ITUP) milik arena permainan ketangkasan itu pun kini dibekukan sementara hingga waktu yang belum ditentukan.

Pembekuan ITUP itu seiring dengan pergantian segel dari segel milik Bareskrim Mabes Polri menjadi segel Tim Terpadu Kota Batam. Pembekuan ITUP dilakukan hingga proses verifikasi terhadap seluruh mesin gelper selesai dilakukan.

Sedangkang pergantian segel tersebut berdasarkan surat dari Bareskrim Mabes Polri nomor 13/4184/XI/2011 tanggal 3 November 2011 dan Perda nomor 3 tahun 2003 atas perubahan Perda nomor 17 tahun 2001 tentang kepariwisataan. Pergantian segel dilakukan oleh tim dari Bareskrim Mabes Polri yang didampingi pihak Disparbud dan Satpol PP Kota Batam, Jumat (13/1) sekitar pukul 14.30 WIB. Tim bergerak dari satu arena gelper ke tempat lain seperti di kawasan Jodoh Centre, Nagoya Hill dan Centre Point.

Kanit I Subdit III Direktorat Tindak Pidana Umum Bareskim Mabes Polri AKBP Soesilowadi menyatakan segel dari Bareskrim Mabes Polri itu dilakukan seiring dengan selesainya BAP dari tersangka Johny dan telah diserahkan ke Kejaksaan Negeri Batam.

"Tapi kita akan tetap awasi prakteknya nanti jika verifikasi mesin telah selesai. Tetap akan ditindak tegas jika gelper yang berkedok judi masih berlangsung di Batam," katanya.

Ia menegaskan, pencopotan dan pergantian segel di arena gelper tidak berarti permainan ketangkasan ini sudah boleh beroperasi di Batam. Dia juga menyebutkan, Peraturan Daerah (perda) tentang Gelper di Batam harus direvisi.

Pasalnya, menurut Soesilowadi, perda yang dipakai selama ini masih menyisakan celah bagi pengusaha maupun pemain gelper untuk menggelar perjudian.

Dia juga mengatakan permainan gelper ini marak di Batam karena adanya izin Perda tentang Hiburan yang dikeluarkan Walikota Batam. Di mata Mabes Polri, Perda tentang Gelper dianggap bertentangan dengan UU No 7 Tahun 1974 tentang penertiban perjudian. Dalam salah satu pasalnya, dijelaskan perjudian itu merupakan tindak kejahatan. [mor]

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers. Five Filters recommends: Donate to Wikileaks.

Diposkan oleh iwan di 13.49  

0 komentar:

Poskan Komentar