“Massa Anti-John Kei Datangi Mabes Polri - Liputan6.com”

Rabu, 22 Februari 2012

“Massa Anti-John Kei Datangi Mabes Polri - Liputan6.com”


Massa Anti-John Kei Datangi Mabes Polri - Liputan6.com

Posted: 22 Feb 2012 02:41 AM PST

Liputan6.com, Jakarta: Ratusan orang yang terdiri dari berbagai elemen atau organisasi massa berkumpul di depan Markas Besar Polri, Jakarta, Rabu (22/2). Mereka yang mengatasnamakan Forum Betawi Rempug dan Forkabi, warga Timor serta Flores dan kelompok Ternate meminta kepolisian memberikan hukuman yang seberat-beratnya kepada John Kei atas tindakan membunuhnya.

"Kami dukung polisi untuk menjebloskan John Kei ke penjara. John Kei di Jakarta tidak ada apa-apanya, sebaiknya beri hukuman yang seberat-beratnya. Dia membuat investor dan pengusaha takut untuk buka usaha di sini karena tindakan premanismenya," ujar salah satu koodinator lapangan aksi, H. Pramdani.

Selain mengeluarkan aspirasinya, pengunjuk rasa membawa sejumlah atribut lainnya, yaitu poster dan spanduk. Salah satu spanduk ada yang bertuliskan "Bebaskan Tanah Betawi dari John Kei" dan "Hukum Mati John Kei".

Perwakilan massa akhirnya bertemu dengan pejabat Divisi Hubungan Masyarakat Mabes Polri untuk menyampaikan maksud tujuan mereka. Sementara lainnya menunggu di depan Mabes Polri.

Mereka pun menyuarakan bahwa dalang kasus rusuh Blowfish di Jalan Ampera, Jakarta Selatan, itu adalah John Kei. Mereka pun siap memberikan barang bukti tersebut kepada kepolisian.

"Kami juga bekas teman dekat dia, bukti ada, kami siap dukung Polri. Dia mengatasnamakan Kei dalam aksi-aksinya. Kami orang Kei tidak seperti itu. Tindak kekerasan itu melanggar hukum. Kami dukung polisi usut John Kei dan anak-anak buahnya," ujar salah satu peserta aksi, Daud Kei.(ANS)

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers. Five Filters recommends: Donate to Wikileaks.

Diposkan oleh iwan di 13.52  

0 komentar:

Poskan Komentar