“Buka Kursus, Sediakan Lapangan Pekerjaan”

Sabtu, 14 April 2012

“Buka Kursus, Sediakan Lapangan Pekerjaan”


Buka Kursus, Sediakan Lapangan Pekerjaan

Posted: 14 Apr 2012 01:10 PM PDT

Baginya, dengan membuka kelas kursus pembuatan Curug Gentong, secara otomatis telah memberikan lapangan pekerjaan. "Nantinya setelah mengikuti kursus, orang tersebut bisa membuka usahanya sendiri yang juga membantu saya dalam menjalankan bisnis," ungkap perempuan kelahiran Jakarta, 16 April 1962.

Dia menambahkan, kursus tersebut difokuskan kepada cara memecahkan gentong untuk membentuk lubang di tengahnya, membuat ornamen miniatur taman, memberikan warna yang sesuai kebutuhan,menghaluskan pecahan gentong,dan lain-lain. "Kurang lebih satu bulan sudah mahir, bergantung kebisaan masing-masing,"ungkap Ritta. Walaupun banyak yang mengikuti jejaknya membuka usaha serupa,Ritta dan suami tidak ambil pusing dengan hal itu.

Curug Gentong buatan dia dan buatan orang lain sudah pasti berbeda. "Dari segi kerapian, ornamen di dalam gentong,paduan warna, dan model sudah pasti berbeda," beber Ritta yang hobi membaca ini. Saat ini cabang dari Curug Gentong telah dibuka di Cianjur,Surabaya, dan Tangerang. Dengan mempunyai cabang, Ritta sangat terbantu jika ada banyak pesanan. Usaha Ritta juga sangat menomorsatukan kepercayaan dan inovasi.

Dalam kepercayaan,Ritta menjelaskan,jika produk buatannya sampai pada pemesan tidak sempurna atau pecah, Ritta akan menggantinya dengan yang baru. Namun, jika berbicara mengenai inovasi, setiap satu tahun sekali Ritta bersama suami mengembangkan produknya dari segi pemandangan,warna,dan media.

"Saat ini saya tidak hanya menggunakan gentong dari tanah liat,melainkan menggunakan guci dan media gantung,tapi tetap mengutamakan gemericik air dan pemandangan alamnya," papar dia. chindya citra

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers. Five Filters recommends: Donate to Wikileaks.

Diposkan oleh iwan di 13.12  

0 komentar:

Poskan Komentar