“Dorong Masyarakat Pesisir Mandiri, Pemerintah Buka Akses Modal - Jaring News”

Jumat, 06 April 2012

“Dorong Masyarakat Pesisir Mandiri, Pemerintah Buka Akses Modal - Jaring News”


Dorong Masyarakat Pesisir Mandiri, Pemerintah Buka Akses Modal - Jaring News

Posted: 06 Apr 2012 12:56 AM PDT

(Antara/Jaringnews)

(Antara/Jaringnews)

Peningkatan akses permodalan itu via akses perbankan dan non-perbankan.

JAKARTA, Jaringnews.com - Kementerian Kelautan dan Perikanan terus mendorong masyarakat pesisir melalui peningkatan akses permodalan, khususnya bagi pelaku usaha mikro, kecil menengah, dan koperasi (UMKMK) sektor kelautan dan perikanan.

"Peningkatan akses permodalan tersebut direalisasikan melalui pola pembiayaan sektor kelautan dan perikanan, yang meliputi akses perbankan dan non-perbankan," kata Menteri Kelautan dan Perikanan, Sharif Cicip Sutardjo, di Jakarta dalam keterangan resmi yang diterima Jaringnews.com, hari ini.

Langkah lain dalam rangka mengembangkan usaha masyarakat kelautan dan perikanan yakni melalui akses kegiatan usaha yang meliputi modal, teknologi, informasi, dan pasar. Pola pembiayaan melalui akses perbankan dipenuhi melalui program kredit usaha rakyat (KUR) serta kredit ketahanan pangan dan energi (KKPE) bagi usaha kecil sektor kelautan dan perikanan.

Sedangkan akses nonperbankan akan dilakukan melalui lembaga Keuangan mikro (LKM) Grameen Pesisir, Program Kemitraan dan Bina Lingkungan (PKBL), dan corporate sosial   responsibility (CSR).

"Diharapkan, tercipta masyarakat pesisir yang mandiri; artinya tidak bergantung lagi pada bantuan pemerintah," kata Menteri Sharif.

Sementara itu, Dirjen KP3K, Sudirman Saad, menyatakan bahwa hingga 31 Oktober 2011, realisasi jumlah KUR sektor kelautan dan perikanan baru menginjak angka 0,87 % atau sekitar Rp 514,5 miliar dengan jumlah debitur sebanyak 6.813--atau 0,13 % dari total KUR nasional. Angka tersebut masih bisa digenjot, mengingat masih besarnya dana KUR yang tersedia di 11 bank pelaksana, dan belum terserap.

"Rendahnya angka serapan tersebut dikarenakan usaha perikanan lebih bersifat feasible namun tidak bankable," kata Sudirman .

Menurutnya, kendala akses permodalan sektor kelautan dan perikanan diakibatkan masih rendahnya kredibilitas pelaku usaha kecil sektor kelautan dan perikanan dari sudut analisis perbankan.

Beberapa kendala yang munculnya misalnya, adanya persyaratan kesediaan jaminan tambahan berupa agunan yang sulit untuk dipenuhi; persyaratan administrasi dan prosedur pengajuan usulan pembiayan yang rumit-birokratis; keterbatasan jangkauan pelayanan dari lembaga keuangan bank terhadap pemenuhan kebutuhan permodalan pelaku; serta informasi yang kurang merata (asimetris) tentang layanan perbankan.

(Ara / Dhi)

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers. Five Filters recommends: Donate to Wikileaks.

Diposkan oleh iwan di 13.40  

0 komentar:

Poskan Komentar