“BANK JATENG Buka Akses Pembayaran PBB - Suara Karya”

Selasa, 05 Juni 2012

“BANK JATENG Buka Akses Pembayaran PBB - Suara Karya”


This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers. Five Filters recommends: Donate to Wikileaks.

BANK JATENG Buka Akses Pembayaran PBB - Suara Karya

Posted: 05 Jun 2012 01:15 PM PDT

BANK JATENG
Buka Akses Pembayaran PBB

Rabu, 6 Juni 2012

UNGARAN (Suara Karya): Layanan pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) alam waktu dekat akan semakin mudah diakses warga Kabupaten Semarang. Bank Jateng cabang Ungaran, Kabupaten Semarang, telah menyiapkan pelayanan mobile yang akan menjangkau seluruh kecamatan.
"Langkah ini kami tempuh guna menyambut rencana pengalihan pelayanan pembayaran PBB dari Pemerintah Pusat ke masing-masing pemerintah kabupaten/kota," ujar Direktur Utama Bank Jateng, Hariyono, dalam penandatanganan kerjasama antara Dinas Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD) Kabupaten Semarang dengan Bank Jateng Cabang Ungaran, kemarin.
Menurut dia, untuk menyambut ketentuan yang akan diberlakukan awal tahun 2013 itu, pihaknya sementara meluncurkan pelayanan pembayaran PBB dengan armada mobile. Namun ke depan, layanan ditingkatkan dengan membuka kantor kas di masing-masing kecamatan. Dengan kemudahan layanan ini, diharapkan semakin mendorong masyarakat Kabupaten Semarang untuk lebih taat dalam membayar pajak.
Hariyono juga menyampaikan, selain menyediakan layanan pembayaran PBB, Bank Jateng juga merencanakan akan memberikan bantuan bagi petani dan peternak yang tersebar di wilayah Kabupaten Semarang. Kelak alokasi bantuan akan dikucurkan melalui sentra usaha kecil menengah, koperasi dan masing-masing kelompok petani maupun peternak yang ada.
Saat ini, aset Bank Jateng mencapai Rp 28 triliun, aset tersebut didukung oleh dana yang bersumber dari masyarakat sebesar Rp 24 triliun. "Pada saatnya, dana tersebut akan diberdayakan kepada masyarakat," katanya.
Sementara itu, Bupati Semarang Mundjirin menjelaskan, ke depan layanan yang kian mendekat kepada masyarakat itu tak berhenti pada pelayanan pembayaran PBB saja. (Pudyo Saptono)

Diposkan oleh iwan di 13.17  

0 komentar:

Poskan Komentar