“EKSPANSI PERBANKAN: Bank Nusantara Parahyangan buka 12 kantor cabang”

Rabu, 10 Oktober 2012

“EKSPANSI PERBANKAN: Bank Nusantara Parahyangan buka 12 kantor cabang”


EKSPANSI PERBANKAN: Bank Nusantara Parahyangan buka 12 kantor cabang

Posted: 10 Oct 2012 03:33 AM PDT

MALANG: PT Bank Nusantara Parahyangan (BNP) pada 2013 akan melakukan ekspansi dengan membuka 12 kantor cabang baru di Sumatra, Kalimantan, Sulawesi, serta kota-kota penting di Jawa dan Bali.

Business Director Bank BNP Budi Halim, mengatakan secara rinci kota-kota mana yang  akan didirikan kantor cabang bank tersebut masih  dikaji. Hasil kajian itu nanti masuk dalam rencana bisnis bank (RBB) dan akan disampaikan ke Bank Indonesia untuk dimintakan persetujuan.

"Untuk kantor cabang di Sumatra, Kalimantan, dan Sulawesi, masing-masing dibuka satu kantor cabang. Sisanya di kota-kota penting di Jawa dan Bali," kata Budi Halim di sela-sela  pembukaan Kantor Cabang PT Bank Nusantara Parahyangan Tbk (BNP)  Malang, Rabu (10/10).

Untuk pembukaan kantor cabang 2012, lanjut dia, sampai akhir tahun diharapkan dapat dibuka 77 kantor cabang baru. Pembukaan kantor cabang BNP Malang merupakan kantor cabang ke-68.

Pembukaan kantor cabang di suatu tempat, lanjut dia, mempertimbangkan potensi daerah tersebut. Terutama potensi usaha mikro kecil menengah (UMKM) yang menjadi garapan BNP.

Kantor cabang dan kantor cabang pembantu yang dibuka pada 2012, a.l di Purwokerto, Semarang, dan Jakarta.

Investasi pembukaan kantor cabang dan kantor cabang pembantu, menurut Budi, sekitar Rp1,5 miliar-Rp2,5 miliar per unit. Kebutuhan dana untuk pembukaan kantor cabang dipenuhi dari dana perusahaan sendiri.

Terkait dengan realisasi penyaluran kredit, menurut dia, sampai akhir September 2012 mencapai Rp5,4 triliun atau 93% dari target Rp5,8 triliun. Sedangkan penghimpunan dana pihak ke tiga (DPK), sampai akhir September mencapai Rp6,3 triliun atau 90% dari target 2012 sebesar Rp7 triliun.

Dia mengakui, sumber pendanaan BNP masih bergantung pada dana mahal, yakni deposito. Proporsinya mencapai 65%, dari deposito, sedangkan sisanya 35% dari dana murah, tabungan. Bunga deposito dipatok 5,5%. (Foto: bsinsi-Jabar.com)  (k24/msb)

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers. Five Filters recommends: Incinerating Assange - The Liberal Media Go To Work.

Diposkan oleh iwan di 13.48  

0 komentar:

Poskan Komentar