“Jam Buka Game Online Perlu Aturan Baru - Okezone”

Rabu, 31 Oktober 2012

“Jam Buka Game Online Perlu Aturan Baru - Okezone”


Jam Buka Game Online Perlu Aturan Baru - Okezone

Posted: 31 Oct 2012 03:29 AM PDT

YOGYAKARTA - Komisi A DPRD Yogyakarta mendesak pemerintah kota (pemkot) Yogyakarta segera membuat aturan baru, terutama syarat usaha game online. Baik ketentuan mengenai jam buka maupun hal-hal teknis lainnya.

Anggota komisi A DPRD Yogyakarta Bambang Anjar Jalumurti mengatakan dengan adanya aturan baru ini, selain untuk mengetahui keberadaan game online, sekaligus menjadi dasar penertiban jika ada tempat usaha yang melakukn pelanggaran. Termasuk mencabut izin usaha (HO)  tempat tersebut.

"Untuk pemberian izin usaha ini juga harus ditinjau ulang, terutama dampak dari adanya tempat game online itu bagi masyarakat," kata Bambang, Rabu (31/10/2012)

Bambang menjelaskan peninjauan ulang pemberian HO tersebut, bukan tanpa alasan, sebab dampak dari adanya tempat game online tersebut bukan saja bagi lingkungan sekitar, tidak menganggu namun yang lebih penting lagi adalah dampak bagi masyarakat luas. Sebab pengguna game online itu bisa berasal dari lingkungan yang tidak berada di sekitar tempat itu. "Jadi hal ini mestinya juga menjadi pertimbangan," paparnya.

Menurut Bambang, selain membatasi jam buka, untuk usia pengunjung ke tempat tersebut juga harus ada aturannya. Misalnya setelah di atas jam 18.00 WIB usia anak sekolah tidak diperbolehkan, khususnya hari-hari sekolah. Jika ini tidak diatur, dikhawatirkan bukan hanya akan menurunkan kualitas anak dan mengancam demoralisasi bagi generasi muda. Namun juga citra kota Yogyakarta sendiri.

"Jika ini terjadi, nantinya sebutan Yogyakarta sebagai kota pelajar pendidikan dan budaya, tingga julukan saja," tandasnya.

Selain itu, pemkot juga diminta tegas terhadap tempat usaha, baik game online maupun warung internet (warnet) yang melakukan pelanggaran. Terutama warnet-warnet yang sekat bilik atau ruangannya tidak sesuai dengan ketentuan yang ada. Misalnya untuk tinggi bilik1,3 meter dan spesifikasi teknis lainnya.

"Saat ini banyak warnet-warnet yang sekat bilik atau ruangan tidak sesuai dengan aturan, bahkan ada beberapa warnet yang sekat biliknya dibuat kamar," katanya.

Ketua Fraksi PKS DPRD Yogyakarta Zuhrif Hudaya menambahkan pemkot harus bertindak tegas dan melakukan penertiban terhadap tempat usaha, baik game online, warnet dan toko waralaba yang melanggar aturan. Jika hal ini dibiarkan tentunya akan menjadi preseden buruk terhadap Yogyakarta. (yhw)

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers. Five Filters recommends: Incinerating Assange - The Liberal Media Go To Work.

Diposkan oleh iwan di 13.40  

0 komentar:

Poskan Komentar