“Kabupaten Solok bertekad turunkan angka kemiskinan ...

Minggu, 14 Oktober 2012

“Kabupaten Solok bertekad turunkan angka kemiskinan <b>...</b>”


Kabupaten Solok bertekad turunkan angka kemiskinan <b>...</b>

Posted: 14 Oct 2012 08:59 AM PDT

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) 2010, angka kemiskinan di Kabupaten Solok 12 persen atau sekitar 40 ribu jiwa,"

Berita Terkait

Arosuka, Sumbar (ANTARA News) - Pemerintah Kabupaten Solok, Sumbar, bertekad menurunkan angka kemiskinan di daerah itu hingga 6 persen pada tahun 2015.

"Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) 2010, angka kemiskinan di Kabupaten Solok 12 persen atau sekitar 40 ribu jiwa," kata Bupati Solok Syamsu Rahim, di Arosuka, Sumatera Barat, Minggu.

Menurut dia, saat ini jumlah penduduk di kabupaten penghasil beras ternama atau lebih populer dengan sebutan "bareh Solok" itu sebanyak 364 ribu jiwa, dan diprediksi pada tahun 2015 bertambah menjadi 400 ribu jiwa.

"Jadi, kalau kita berhasil menekan angka kemiskinan 6 persen, pada tahun 2015 total penduduk miskin hanya 24 ribu jiwa," katanya.

Upaya menurunkan angka kemiskinan tersebut, kata Syamsu Rahim, pihaknya akan melakukan berbagai bentuk program, terutama yang bersifat ekonomi kerakyatan.

Di antara program tersebut, lanjut dia, Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNM) sehingga masyarakat bisa mengunakan dana tersebut untuk memperbaiki perekonomiannya.

"Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat merupakan program untuk mengentaskan masyarakat dari kemiskinan, seperti bisa dimanfaatkan untuk modal membuka usaha, membangun berbagai infrastruktur sehingga masyarakat bisa membangun perekonomiannya," katanya.

Selanjutnya, kata dia, pihaknya berupaya mendorong masyarakat memanfaatkan dana Kredit Usaha Rakyat (KUR). Dengan adanya KUR tersebut, masyarakat bisa lebih leluasa untuk mengembangkan usahanya, terutama pengelola usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

"Jika usaha masyarakat maju, otomatis akan bisa memberikan peluang kerja bagi masyarakat lainnya," katanya.

Lebih lanjut Syamsu Rahim menyampaikan, saat ini Pemkab Solok juga tengah berupaya menggaet investor untuk menanamkan modalnya di Kabupaten Solok. Salah satu tujuannya adalah untuk mengembangkan perekonomian masyarakat.

"Jika nantinya sudah ada investor, otomatis akan banyak peluang kerja untuk masyarakat dan hal itu akan bisa mengurangi angka pengangguran," ujarnya.

Dia menambahkan, saat ini pihak perusahaan air mineral Danone Aqua juga tengah berinvestasi di Kabupaten Solok, tepatnya di Kecamatan Gunung Talang.

"Ini juga merupakan peluang besar untuk pengembangan ekonomi masyarakat jika nantinya pabrik tersebut sudah rampung juga akan bisa menampung tenaga kerja," katanya.

(KR-MLN/D007)

Editor: Ruslan Burhani

COPYRIGHT © 2012

Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antaranews.com

Komentar Pembaca

Kirim Komentar

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers. Five Filters recommends: Incinerating Assange - The Liberal Media Go To Work.

Diposkan oleh iwan di 14.25  

0 komentar:

Poskan Komentar