“Pengelola Ancol Kecewa PN Jakpus Buka Peluang Masuk Pantai Gratis”

Selasa, 20 November 2012

“Pengelola Ancol Kecewa PN Jakpus Buka Peluang Masuk Pantai Gratis”


Pengelola Ancol Kecewa PN Jakpus Buka Peluang Masuk Pantai Gratis

Posted: 19 Nov 2012 11:34 PM PST

Selasa, 20/11/2012 14:19 WIB

Pengunjung Ancol memadati bibir pantai (agung/detikcom)
Jakarta - Pengadilan Negeri Jakarta Pusat (PN Jakpus) membuka kesempatan lebar kepada tiga penggugat 'masuk Pantai Ancol gratis' untuk meneruskan gugatannya ke pokok perkara. Atas putusan itu, pihak pengelola Pantai Ancol mengaku kecewa. Meski kecewa pihak pengelola tetap menghargai putusan sela tersebut.

"Jelas kita kecewa tapi ini kan keputusan hakim dan kita harus ikuti," ungkap General Manager Legal Officer PT Pembangunan Jaya Ancol, Sunutomo, usai sidang di PN Jakpus, Jalan Gadjah Mada, Selasa (20/11/2012).

PN Jakpus menolak eksepsi kompetensi absolut pihak PT Pembangunan Jaya Ancol yang menyatakan bahwa perkara ini merupakan kewenangan Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN). Menanggapi hal itu Pihak PT Pembangunan Jaya Ancol akan memperbaiki dalilnya dalam sidang pembuktian selanjutnya.

"Kami akan lakukan perbaikan dengan dalil-dalil yang lebih baik. Intinya kami akan serius dalam pokok perkara ini," sambungnya.

Senada dengan PT Pembangunan Jaya Ancol, pihak Pemprov DKI Jakarta selaku Tergugat 1 menyatakan siap hadapi sidang selanjutnya. Dirinya tidak mengaku kecewa karena menghargai putusan para hakim.

"Karena ini diputus lanjut, ya kita siap lanjutkan sampai putusan akhir," kata Pegawai Biro Hukum Pemprov DKI Jakarta Haratua DP Purba, usai sidang.

Seperti diberitakan sebelumnya, Ahmad Taufik, Abdul Malik Damrah, dan Bina Bektiati menggugat pengelola Pantai Ancol Jakarta karena ketiganya dikenai tiket masuk pantai masing-masing Rp 15 ribu atau total Rp 45 ribu. Mereka juga meminta penghapusan tarif masuk bagi siapapun. Ketiganya beralasan pantai merupakan fasilitas publik yang harus bisa diakses secara gratis oleh siapa pun.

Mereka lalu menggugat Pemprov DKI Jakarta sebagai tergugat I, PT Pembangunan Jaya Ancol sebagai tergugat II dan PT Taman Impian Jaya Ancol sebagai tergugat III. Adapun para pihak yang turut tergugat yaitu Kementerian Perikanan dan Kelautan, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kementerian Pekerjaan Umum.

Atas gugatan ini, Ancol menggugat balik ketiga warga Rp 1,5 miliar dan akan memberikan fasilitas alternatif kepada masyarakat.

(rvk/asp)

Tutup
 Share to Facebook:

You are redirected to Facebook

 Share to Twitter:

You are redirected to Twitter

loadingSending your message

Message has successfully sent


Sponsored Link
 

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers. Five Filters recommends: Gaza Blitz - Turmoil And Tragicomedy At The BBC.

Diposkan oleh iwan di 13.29  

0 komentar:

Poskan Komentar