“Wapres Buka Konferensi Nasional Pemberantasan Korupsi”

Rabu, 05 Desember 2012

“Wapres Buka Konferensi Nasional Pemberantasan Korupsi”


Wapres Buka Konferensi Nasional Pemberantasan Korupsi

Posted: 05 Dec 2012 05:30 AM PST

JAKARTA, suaramerdeka.com - Wakil Presiden Boediono membuka Konferensi Nasional Pemberantasan Korupsi (KNPK) yang digelar Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Balai Kartini Jakarta. Dalam pidato pembukaannya, Boediono menyatakan, setidaknya ada dua kunci mencegah praktik korupsi di pemerintahan.

Komunikasi yang baik antara KPK dengan pemerintah serta membangun sistem integritas nasional adalah kunci mencegah praktik korupsi. Selanjutnya, adalah niat dan tekad untuk menjaga integritas masing-masing lembaga. Serta, berbuat sesuatu untuk memperbaiki intergritas lingkungan kerja masing-masing lembaga.

Boediono menilai, niat atau usaha memperbaiki integritas dalam rangka mencegah praktik korupsi sangat kurang. Terlihat, dari hal-hal yang mendasar, seperti berkurangnya nilai kearifan lokal. Sebagai contoh, semakin lunturnya budaya membersihkan lingkungan.

"Saya mengerti dan mendukung konsep perlunya sistem integritas nasional. Saya setuju sistem seperti itu jadi tujuan kita bersama," kata Boediono dalam KNPK bertajuk 'Inisiatif Pemberantasan Korupsi Melalui Pembangunan Sistem Integritas Nasional (SIN)' di hadapan 150 perwakilan lembaga pemerintah, LSM/NGO, BUMN, Pemda, Akademisi, dan beberapa asosiasi profesi, Rabu (5/12).

Menurut Mantan Gubernur Bank Indonesia ini, pada bulan Mei lalu pemerintah merumuskan strategi nasional (stratnas) pemberantasan korupsi. Dengan sasaran utama meningkatkan indeks persepsi korupsi, meningkatkan pengaturan sesuai dengan United Nations Convention Against Corruption (UNCAC) dan meningkatkan indeks sistem integritas nasional.

Dalam strategi nasional tersebut, mewajibkan semua kementerian dan lembaga serta pemerintah daerah menyusun langkah-langkah aksi kongkret di bidang pencegahan dan pemberantasan korupsi.

Sedang Wakil Ketua KPK Busyro Muqoddas berharap, penyelenggaraan KNPK dapat menumbuhkan rasa kesadaran bersama dalam memberantas korupsi. "Kita harus prihatin bersama-sama, karena korupsi  bukan hanya menggurita, tapi juga (kini) menjadi sistem yang punya daya hancur pemelaratan terhadap rakyat yang masih melarat," kata Busyro.

Dia juga berpendapat, Indonesia butuh inovasi untuk menekan tingkat kejahatan korupsi. Dia mengatakan, bidang pencegahan tidak kalah penting dengan penindakan yang menjadi dasar pemberantasan korupsi. "Karena, upaya pemberantasan korupsi merupakan perjuangan tanpa henti yang menguras bangsa, bila tidak diimbangi perbaikan sistem dan mencegah koruptor baru dari pendidikan," kata Busyro.

( Mahendra Bungalan / CN31 / JBSM )

Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers. Five Filters recommends: Gaza Blitz - Turmoil And Tragicomedy At The BBC.

Diposkan oleh iwan di 13.11  

0 komentar:

Poskan Komentar