“Apa yang akan Dilakukan Pesepakbola di Indonesia Setelah ... - Tribunnews”

Selasa, 08 Januari 2013

“Apa yang akan Dilakukan Pesepakbola di Indonesia Setelah ... - Tribunnews”


Apa yang akan Dilakukan Pesepakbola di Indonesia Setelah ... - Tribunnews

Posted: 08 Jan 2013 12:48 PM PST

TRIBUNNEWS.COM, BANDUNG - Pemain sepakbola ibarat pekerja kontrak, dalam sistem ketenagakerjaan di Indonesia. Namun, status pesepakbola lebih prestisius ketimbang bidang lain.

Terlebih, dengan penghasilan yang terbilang fantastis. Namun, itu tidak menjamin dalam waktu jangka panjang, kecuali pemain tersebut memang pintar merencanakan keuangannya.

Sebab, seorang pemain sepakbola tidak setiap musim mendapat rezeki yang fantastis. Ada kalanya meredup. Bahkan, fenomena yang terjadi saat ini, meski dengan nilai kontrak penghasilan yang fantastis, kerapkali mereka tak mendapat pembayaran gaji.

Bagi pemain yang memiliki perencanaan keuangan yang baik, biasanya ia memulai satu usaha sampingan. Jika bukan usaha, pemain tersebut tercatat sebagai pegawai di instansi pemerintahan.

Seperti halnya Firman Utina. Ia sempat menjadi seorang pegawai negeri sipil (PNS) di Tangerang, Banten.

Namun, ia akhirnya mengundurkan diri, karena ingin fokus di sepakbola. Kemudian ada Cecep Supriatna, kiper Persib yang kini tercatat sebagai PNS di lingkungan Pemkot Bandung.

Bagi pemain yang tidak tercatat sebagai PNS, pilihannya ialah menjadi seorang wirausahawan. Seperti yang dilakoni Dzumafo Herman Epandi. Ia akan membuat usaha konveksi pakaian olahraga di Pekanbaru.

"Di Bandung banyak konveksi. Saya belajar dulu di sini, kemudian nanti membuka usaha konveksi di Pekanbaru," ungkap Dzumafo di Mes Persib, Bandung, Jawa Barat, Selasa (8/1/2013).

Usaha tersebut, lanjutnya, merupakan bagian dari rencana, jika kelak sudah tidak bermain sepakbola.

"Apalagi, istri dan anak saya juga di Indonesia," katanya.

Berbeda dengan Asri Akbar. Gelandang bertahan Persib ini bahkan sudah merencanakan tentang apa yang akan dilakukannya nanti setelah pensiun.

"Kalau saya ingin buka toko perlengkapan alat olahraga, karena bisnis itu tidak jauh dengan hobi saya bermain bola," tutur Asri.

Mengenai kapan membuka usaha tersebut, Asri mengatakan yang pasti bukan saat ini.

"Nanti saja setelah pensiun. Untuk saat ini, masih dalam tahap mengumpulkan modal dulu," ucapnya.

Asri mengaku belum membuka bisnis sampingan di luar profesinya.

"Sekarang dapat penghasilan dari bermain sepakbola saja dulu, sembari nabung buat modal usaha nanti," jelasnya. (*)

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers. Five Filters recommends: Gaza Blitz - Turmoil And Tragicomedy At The BBC.

Diposkan oleh iwan di 13.15  

0 komentar:

Poskan Komentar