“Artha Graha Buka Posko Peduli Bencana di 5 Titik Banjir - Liputan6.com”

Minggu, 20 Januari 2013

“Artha Graha Buka Posko Peduli Bencana di 5 Titik Banjir - Liputan6.com”


Artha Graha Buka Posko Peduli Bencana di 5 Titik Banjir - Liputan6.com

Posted: 20 Jan 2013 10:30 AM PST

Artha Graha Buka Posko Peduli Bencana di 5 Titik Banjir

(arthagrahapeduli.org)

Liputan6.com, Jakarta : Dampak bencana banjir di Jakarta berbagai pihak baik LSM, intansi swasta maupun pemerintah mengelar posko peduli bencana. Salah satunya Artha Graha Peduli (AGP) yang mengaku, telah mendirikan 5 posko banjir di delapan wilayah Jabodetabek, dengan posko utama di GOR Otista, Jakarta Timur.

Direktur Eksekutif AGP Heru Dharsono mengatakan, untuk penyaluran bantuan ke dapur umum, AGP memberikan bantuan logistik seperti beras, gula, mie instan, biskuit, sarden, minyak goreng, air mineral, susu, bubur bayi, selimut, dan pakaian layak pakai.

"Untuk kesehatan korban banjir, AGP menyiapkan bantuan obat-obatan dan pengecekan kesehatan gratis yang dibantu oleh Tim Kedokteran UI," kata Heru di posko Otista, Jakarta, Minggu (20/1/2013).

Selain itu AGP yang merupakan bagian CSR Artha Geraha di bawah pengusaha Tommy Winata itu, menyiapkan berbagai fasilitas seperti ambulans dan mobil evakuasi untuk pertolongan pertama pada korban evakuasi korban banjir.

"Partisipasi aktif dan tanggap-segera dari AGP dalam penanganan korban banjir merupakan aktualisasi visi dan spirit Artha Graha Network (AGN) yang menekankan dimensi sosial dan lingkungan, sebagaimana digariskan Chairman AGN, Bapak Tomy Winata," ujar Heru.

Ia menyatakan, AGN menyadari kehadiran dan kiprahnya di dunia usaha tidak bisa terlepas dari kewajiban moril dan keterpanggilan sosial, untuk mengulurkan tangan bagi mereka yang sedang diterpa bencana maupun penderitaan lainnya.

Heru menambahkan, kepedulian dan keterlibatan pihaknya telah dimanifestasikan dalam bantuan penanganan bencana di berbagai wilayah di Tanah Air selama ini, terutama yang bersifat amat massif seperti di Aceh, Padang, Jogya dan lain-lain.

"Tim relawan AGP bekerja keras selama 24 jam, sejumlah personelnya harus berjuang menggunakan kayak untuk menerobos arus deras. Patut dicatat, tim AGP hadir paling awal di lapangan sebagai respons tanggap-segera terhadap bencana," pungkasnya. (Mut)

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers. Five Filters recommends: Gaza Blitz - Turmoil And Tragicomedy At The BBC.

Diposkan oleh iwan di 13.13  

0 komentar:

Poskan Komentar