“Tingkatkan DPK, Bank-Bank Syariah Buka Kantor Cabang - Metro TV News”

Kamis, 07 Februari 2013

“Tingkatkan DPK, Bank-Bank Syariah Buka Kantor Cabang - Metro TV News”


Tingkatkan DPK, Bank-Bank Syariah Buka Kantor Cabang - Metro TV News

Posted: 07 Feb 2013 07:15 AM PST

Metrotvnews.com, Jakarta: Perbankan Syariah baik Bank Umum Syariah (BUS) maupun Unit Usaha Syariah (UUS) kini berlomba membuka kantor cabang baru. Tujuannya adalah mendorong pertumbuhan penghimpunan dana pihak ketiga (DPK).

Direktur Syariah Bank Permata Achmad Permana mengungkapkan bahwa perseroan akan membuka 14 kantor cabang baru. Kantor-kantor cabang tersebut akan berlokasi di kota-kota baru di Indonesia.

"Dengan pembukaan kantor cabang baru di kota-kota baru, maka diharapkan dapat menghimpun simpanan masyarakat," ujar Permana melalui telepon, Kamis (7/2).

Dia menjelaskan tahun ini perseroan menargetkan pertumbuhan DPK UUS sebesar 65%-70%. Selain itu, perseroan juga menargetkan jumlah nasabah baru tumbuh 70% dari jumlah nasabah tahun lalu sebanyak 140 ribu nasabah.

"Kalau mau capai target pertumbuhan DPK dan nasabah, kita harus garap pasar di kota-kota baru," sebutnya. 

Sayangnya Permana belum mau menyebutkan kota-kota yang dibidik perusahaannya.

Dia menambahkan, perseroan juga akan bekerja sama dengan Bank Perkreditan Rakyat (BPR) dan Ikatan Pengusaha. Dengan kerja sama tersebut, diharapkan mampu menarik dana masyarakat.

"Yang utama kita juga akan keluarkan produk tabungan baru yakni sub account, dimana nasabah dapat bertansaksi efek," tuturnya. 

UUS Bank Permata juga tengah mengembangkan feature teknologi baru untuk layanan syariah bernama BB Money. Dengan feature tersebut, nasabah syariah dapat bertransaksi keuangan melalui BB.

"Prinsipnya, tabungan syariah Bank Permata sama dengan produk tabungan konvensional yakni segmented. Tapi tabungan itu dikemas dalam bentuk syariah," terangnya.

Perluasan jaringan layanan juga dilakukan oleh PT Bank Negara Indonesia Syariah (BNI Syariah). Direktur Bisnis BNI Syariah Imam T Saptono mengatakan akan membuka 3 kantor cabang dan 20 kantor cabang pembantu.

"Ini tujuannya untuk memberikan kontribusi pertumbuhan pada DPK melalui peningkatan simpanan pada tabungan, deposito, dan giro," tuturnya. 

Saat ini, anak usaha dari BNI itu memiliki 61 kantor cabang, 143 kantor cabang pembantu, 9 kantor kas, dan 22 mobil layanan. 

Dia menjelaskan bahwa secara umum DPK perseroan terdiri dari tabungan Rp3,8 triliun, deposito Rp3,8 triliun, dan giro Rp1,5 triliun. Dengan demikian rasio dana murah mencapai 57%.

"Strategi kita akan tetap memelihara komposisi dana murah dikisaran 60% dengan target pertumbuhan rata-rata DPK sebesar 25%. Tabungan tetap menjadi sasaran pertunbuhan utama, melalui keunggulan pada kemudahan transaksi," ujarnya. 

Disamping memperluas kantor cabang, Iman menambahkan perseroan akan meningkatkan layanan atm, e-channel dan internet banking serta program-program hadiah. (Daniel Wesly Rudolf/Ray)

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers. Five Filters recommends: Eyes Like Blank Discs - The Guardian's Steven Poole On George Orwell's Politics And The English Language.

Diposkan oleh iwan di 13.32  

0 komentar:

Poskan Komentar