“Migas Bojonegoro belum Buka Lowongan Kerja - Metro TV News”

Kamis, 28 Maret 2013

“Migas Bojonegoro belum Buka Lowongan Kerja - Metro TV News”


Migas Bojonegoro belum Buka Lowongan Kerja - Metro TV News

Posted: 28 Mar 2013 08:29 AM PDT

Metrotvnews.com, Bojonegoro: Corporate Social Responsibility (CSR) yang dilaksanakan kontraktor bidang migas belum membuka kesempatan kerja
dan usaha. 
   

"Warga lokal belum tersentuh program CSR melalui kesempatan kerja dan kesempatan usaha di bidang migas," kata Direktur PT Bangkit Bangun Sarana, BUMD Pemerintah Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, Deddy Affidick dalam sosialisasi rencana penyusunan rancangan peraturan daerah (Raperda) yang digelar Komisi B DRPD Bojonegoro, Kamis (28/3).
   
Ia menjelaskan, pelaksanaan proyek migas Blok Cepu yang sudah berjalan 1,5 tahun lebih masih sangat minim melibatkan tenaga kerja lokal termasuk
membuka kesempatan usaha warga lokal.

"Meskipun ada peraturan daerah (Perda) migas yang mengatur keterlibatan lokal, akan tetapi tidak dilaksanakan kontraktor migas," katanya dalam
acara sosialisasi yang juga dihadiri berbagai elemen masyarakat itu.

Ia mencontohkan proyek pengurukan lahan Blok Cepu seluas 400 hektare yang nilainya mencapai Rp40 miliar hanya dibagi menjadi dua paket
pekerjaan, sehingga menutup peluang kontraktor lokal.

"Semua kontraktor lokal tidak ada yang mampu menangani paket pekerjaan pengurukan lahan, karena pekerjaan dibagi menjadi dua paket. Tapi kalau
pekerjaan dibagi menjadi 10 paket akan membuka peluang kontraktor lokal terlibat," paparnya.
   
Di lain pihak,  lanjut dia, proses rekrutmen 160 operator migas Blok Cepu yang sudah berjalan pelaksanaannya di Surabaya tidak dilaksanakan di
Bojonegoro.

Tenaga kerja lokal yang diterima tidak lebih dari 10 tenaga kerja karena kalah bersaing dengan tenaga kerja lainnya dari berbagai daerah di
Indonesia," jelas Alumnus ITB yang pernah bekerja di bidang migas selama 29 tahun itu.
   
Ia menilai program CSR yang dilaksanakan kontraktor migas dengan memberikan berbagai bantuan kepada lembaga pendidikan juga yang lainnya
hanyalah merupakan bentuk kegagalan kontraktor dalam pemberdayaan usaha lokal.
   
Paling tidak, menurut dia, tenaga kerja lokal yang diterima 100 tenaga kerja, sisanya tenaga kerja dari berbagai daerah di Indonesia.
   
Ketua Komisi B DPRD Bojonegoro Chisbullah Huda sependapat dengan Deddy Affidick mengenai pekerjaan proyek migas Blok Cepu yang masih minim
melibatkan tenaga kerja dan usaha lokal.

Oleh karena itu, jelas dia, pihaknya menyusun Raperda tentang Tanggung Jawab Sosial Perusahaan dengan melibatkan Tim UNS Surakarta, Jawa Tengah.
   
"Raperda ini akan melengkapi perda migas yang sudah ada agar kontraktor migas, juga perusahaan lainnya, memiliki tanggung jawab kepada masyarakat," katanya. (Ant)


Editor: Asnawi Khaddaf

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers. Five Filters recommends: Jousting With Toothpicks - The Case For Challenging Corporate Journalism http://www.medialens.org/index.php/alerts/alert-archive/alerts-2013/719-jousting-with-toothpicks-the-case-for-challenging-corporate-journalism.html.

Diposkan oleh iwan di 13.19  

0 komentar:

Poskan Komentar