“Presiden Ajak Pengusaha Jerman Buka Peluang Baru Kerjasama”

Senin, 04 Maret 2013

“Presiden Ajak Pengusaha Jerman Buka Peluang Baru Kerjasama”


Presiden Ajak Pengusaha Jerman Buka Peluang Baru Kerjasama

Posted: 04 Mar 2013 08:48 AM PST

Berlin (ANTARA) - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengajak kalangan dunia usaha Jerman untuk tidak hanya meningkatkan kualitas kerjasama yang telah terjalin namun juga membuka peluang baru di sejumlah sektor kerjasama yang menjanjikan.

"Dalam setiap kunjungan saya ke luar negeri saya selalu mencari peluang untuk bertemu dengan komunitas bisnis dan industri. Dari pengamatan saya, komunitas ini sangat inovatof dalam menciptakan peluang ekonomi dan menjadi mesin penggerak pertumbuhan ekonomi," kata Presiden saat menyampaikan sambutan dalam acara pertemuan dengan kalangan pengusaha Jerman di Berlin, Senin siang waktu setempat.

Kepala Negara mengatakan pertemuan dengan kalangan usaha dalam bentuk forum bisnis tersebut sangat penting untuk menjadi sarana dialog dan diskusi mengenai peluang kerjasama yang terus dikembangkan.

Dalam kesempatan itu, Kepala Negara yang didampingi oleh Mendag Gita Wirjawan, Menperin MS Hidayat, Menparekraf Mari Elka Pangestu dan sejumlah pejabat lainnya mengatakan pertemuan dengan Kanselir Angela Merkel saat berkunjung ke Jakarta tahun lalu memberikan arti penting dalam peningkatan kerjasama ekonomi kedua negara.

"Selama pertemuan itu (dengan Angela Merkel-red) saya sangat menghargai sejumlah ide dan rencana terkait peningkatan hubungan ekonomi antara kedua negara," tegas Presiden Yudhoyono.

Ditambahkannya,"sebagai tindaklanjut dari pertemuan di Jakarta, acara kali ini dapat menjadi forum yang tidak hanya meningkatkan kerjasama yang ada namun juga membangun kerjasama baru. Kehadiran anda sekalian mencerminkan antusiasme dan kesiapan untuk meningkatkan hubungan ekonomi Indonesia dan Jerman."

Presiden juga menyampaikan catatan penting terkait saling kunjung antara pebisnis Indonesia dan Jerman. Sebagai contoh pada Januari 2013 lalu delegasi bisnis Jerman yang dibawa oleh pemerintah Jerman berkunjung ke Indonesia yang disusul kemudian oleh delegasi lainnya yang berkunjung ke Jakarta pada akhir Februari lalu.

"Di sisi lain, kedutaan besar RI di Berlin bersama-sama dengan Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) menyelenggarakan forum bisnis di Dusseldorf pada November tahun lalu. Kadin juga melalukan sejumlah upaya untuk membina kontak dengan komunitas bisnis Jerman," kata Presiden.

Presiden mengatakan ia percaya bahwa saat ini merupakan waktu yang tepat untuk mendorong komunikasi dan hubungan yang lebih intensif diantara entitas bisnis kedua negara sebagai salah satu upaya memanfaatkan momentum ekonomi yang dimiliki oleh Jerman dan Indonesia.(ar)

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers. Five Filters recommends: Eyes Like Blank Discs - The Guardian's Steven Poole On George Orwell's Politics And The English Language.

Diposkan oleh iwan di 13.46  

0 komentar:

Poskan Komentar