“UMKM Hadang Produk Impor - Harian Sumut Pos”

Sabtu, 27 April 2013

“UMKM Hadang Produk Impor - Harian Sumut Pos”


UMKM Hadang Produk Impor - Harian Sumut Pos

Posted: 26 Apr 2013 09:14 PM PDT

Rahudman Buka Pameran UMKM Nasional 2013

27 April, 2013

MEDAN- Perdagangan bebas antar negara-negara di Asia Tenggara (ASEAN) dan antara ASEAN dengan Cina (ACFTA) harus disikapi dengan bijak. Konsekwensi dari perjanjian itu, tiap negara peserta perjanjian tidak dapat menghalangi masuknya produk-produk impor.

"Jika tidak diantisipasi mulai saat ini, produk luar bisa menguasai pasar lokal dan domestik kita," tegas Wali Kota Medan Rahudman Harahap usai membuka secara resmi pameran UMKM Nasional 2013 dan Medan City Expo, Rabu (24/4) di Lapangan Merdeka Medan.

Salah satu upaya memperkuat pasar produk dalam negeri adalah dengan mempromosikan hasil industri dalam negeri, termasuk hasil usaha koperasi dan mikro kecil dan menengah (UMKM) di dalam negeri.

"Pembinaan UMKM diperlukan tidak hanya dari sisi sumberdaya manusia dan tekhnologi produksi, tetapi juga membutuhkan fasilitasi dan promosi yang terintegrasi secara berkelanjutan. Oleh karenanya, segenap anggota Apeksi yang merupakan unsur pemerintah kota, akan terus menyelenggarakan pameran-pameran atau Expo UMKM sebagai yang kita laksanakan saat ini," jelas Wali Kota.

Selain pameran nasional dan Medan City Expo, juga dirangkaikan dengan berbagai bentuk hiburan, dengan berbagai atraksi kesenian. Hal ini dengan maksud agar kita dapat memelihara dan melestarikan nilai-nilai budaya tradisional." Mari kita lestarikan budaya bangsa yang merupakan warisan leluhur kita, jelas Wali Kota.

Tunggar SH selaku Kepala Dinas Koperasi UMKM Kota Medan mengatakan, pemeran bertujuan memberikan kesempatan kepada pemerintah provinsi , kabupaten/kota dan pengusaha se Indonesia , mempromosikan produk-produk usaha Koperasi dan UMKM binaannya dari masing-masing daerah.
"Selain itu melaksanakan program pemerintah dalam membina, menghimpun, memberdayakan, dan mengembangkan koperasi dan UMKM yang menjadi tulang punggung ekonomi kerakyatan," ujar Tunggar.

Pameran itu berlangsung 4 hari, sejak 24 hingga 27 April 2013 di Lapangan Merdeka Medan. Peserta pameran berjumlah 152 stand dengan perincian 42 stand tenda kerucut, 63 tand tenda dome, 17 stand pendopo dan 30 stand kuliner.
Hadir pada acara pembukaan pameran UMKM, Konsul Jenderal Jepang, Wakil Walikota Medan Drs H T Dzulmi Eldin MSI, Wakil Ketua DPRD kota Medan Sabar Samsuria Sitepu, wali kota peserta Apeksi, Forum Kordinasi Pimpinan Daerah, Dandim, Danlanud, Kajari Belawan , Sekda Medan Ir Syaiful Bahri, Dewan Kota, Ketua MUI kota Medan, para Pimpinan SKPD, delegasi kota-kota sister city dan peserta pameran UMKM. (dya)

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers. Five Filters recommends: Thatcher's Tyrants - The Tanks, The Guns, The Christmas Cards.

Diposkan oleh iwan di 14.29  

0 komentar:

Poskan Komentar