“YKCI Buka Pintu Damai”

Kamis, 04 April 2013

“YKCI Buka Pintu Damai”


YKCI Buka Pintu Damai

Posted: 04 Apr 2013 04:43 AM PDT

Jakarta, C&R Digital - Yayasan Karya Cipta Indonesia (YKCI) membuka peluang damai terkait perseteruannya dengan PT. Vizta Pratama CS, tempat usaha karaoke milik pedangdut Inul Daratista. Hal itu, diutarakan ketua YKCI, Darma Oeratmangun saat dihubungi C&R Digital, Kamis (4/4).

"Ini kan pengadilan perdata, di mana sebelum satu menit hakim mengetuk palu masih bisa berdamai. Damai itu indah. Kan kami  belum mengajukan pidana," kata Darma.

Darma menjelaskan, YKCI menggugat PT Vizta Pratama CS di Pengadilan Niaga Jakarta Pusat, bermula pada Maret 2012,  Inul Vizta yang sudah tak lagi mendapat lisensi lagu-lagu yang dikuasakan di KCI tetap memutar lagu tersebut.

"Maret 2012, Inul Vizta sudah tak lagi mendapat lisensi lagu-lagu yang dikuasakan di KCI. Tapi kok diputar terus. Ini sebuah pelanggaran," paparnya.

"Kalau sudah tak mau kerjasama, harusnya tidak diputar lagi dong lagu kami, makanya kami ajukan melalui surat menyurat (dengan Inul). Namun tidak menemui kata sepakat. Akhirnya kami ajukan ke pengadilan Niaga," paparnya.

Sementara Inul melalui kuasa hukumnya, Hotman Paris Hutapea, SH, mengatakan jika usaha karaoke milik Inul tak melakukan pelanggaran sebagaimana yang dituduhkan YKCI.

"Kami dituduh melanggar hak cipta, sedangkan kami punya pernjanjiannya kan. Dan itu berlaku otomatis tiap tahun diperpanjang, jadi bukan malanggar dong artinya," katanya di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Kamis (4/4). 

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers. Five Filters recommends: Jousting With Toothpicks - The Case For Challenging Corporate Journalism http://www.medialens.org/index.php/alerts/alert-archive/alerts-2013/719-jousting-with-toothpicks-the-case-for-challenging-corporate-journalism.html.

Diposkan oleh iwan di 13.46  

0 komentar:

Poskan Komentar