“Beda dengan Indonesia, BNI Justru Kesulitan Buka ATM di Singapura - Liputan6.com”

Minggu, 26 Mei 2013

“Beda dengan Indonesia, BNI Justru Kesulitan Buka ATM di Singapura - Liputan6.com”


Beda dengan Indonesia, BNI Justru Kesulitan Buka ATM di Singapura - Liputan6.com

Posted: 26 May 2013 04:15 AM PDT

Beda dengan Indonesia, BNI Justru Kesulitan Buka ATM di Singapura
Liputan6.com, Jakarta : PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI) mengaku mendapatkan diskriminasi saat melakukan penjajakan bisnis diluar negeri khususnya Singapura. Kondisi ini terjadi karena ketatnya regulasi yang diterapkan otoritas bank sentral setempat.

Regional Head PT Bank Negara Indonesia Cabang Singapura, Wahyu Purwandaka mengaku, pihaknya hingga kini masih kesulitan mengembangkan fasilitas bisnisnya di Singapura seperti pengadaan fasilitas Anjungan Tunai Mandiri (ATM). Kondisi ini dianggap tidak adil mengingat bank-bank internasional di Indonesia bisa dengan bebasnya melakukan koneksi dengan ATM bank lokal.

"Disini kan, bank asing ATM-nya bisa koneksi kemana-mana, cabang juga kemanapun. Disana (Singapura) yang bisa hanya lokal, bank asing disana meskipun sudah lockly incorporated, berarti sudah perusahaan Singapur, tapi kalau bank asing masih belum boleh, dalam arti ruang geraknya dibatasi," kata Wahyu, saat berbincang dengan Liputan6.com, di Jakarta, Minggu (26/5/2013).

Wahyu menambahkan, mayoritas nasabahnya merupakan warga asli Singapura. Umumnya para nasabah tersebut memiliki usaha di Indonesia.

"Nasabah lokal disana banyak, karena kita di Indonesia punya seluruh cabang di seluruh Indonesia. Dia trading company dan kantornya di Sumatera, kalimantan dan macam-macam," ungkapnya.

Wahyu mengungkapkan, BNI sebetulnya memiliki misi menjadi jembatan perdagangan lintas negara ketika memutuskan membuka kantor cabang di luar negeri. Jika hal tersebut tidak segera diantisipasi, kesempatan tersebut akan dimanfaatkan bank asing.

"Jadi kita di dalam negeri, kita lindungi dulu karena marginnya masih tinggi, tapi pemain ekonomi kita di dalam negeri kan eskpor impor kalau nggak kan diambil bank asing, gitu aja," pungkasnya.

Sebelumnya, Direktur Utama BNI, Gatot M Suwondo mengaku pihaknya sedang menjajaki negosiasi dengan otoritas perbankan setempat terkait rencana membuka satu kantor cabang di Singapura.

"Kami sedang melakukan negosiasi antar otoritas karena kami mau buka satu lagi kantor cabang penuh di Singapura. Sebelumnya sudah ada satu kantor cabang di sana," ujarnya.(Pew/Shd)

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers. Five Filters recommends: 'You Say What You Like, Because They Like What You Say' - http://www.medialens.org/index.php/alerts/alert-archive/alerts-2013/731-you-say-what-you-like-because-they-like-what-you-say.html

Diposkan oleh iwan di 13.16  

0 komentar:

Poskan Komentar