“Polresta Tangerang Buka "Hotline" Kasus Buruh Kuali”

Jumat, 10 Mei 2013

“Polresta Tangerang Buka "Hotline" Kasus Buruh Kuali”


Polresta Tangerang Buka "Hotline" Kasus Buruh Kuali

Posted: 09 May 2013 09:51 PM PDT

Perbudakan Buruh

Polresta Tangerang Buka "Hotline" Kasus Buruh Pabrik Kuali

Penulis : Ratih Prahesti Sudarsono | Jumat, 10 Mei 2013 | 11:34 WIB

Dibaca:

Polresta Tangerang Buka "Hotline" Kasus Buruh Pabrik KualiKOMPAS. com/Indra Akuntono Ratusan warga Kampung Bayur Opak, Desa Lebak Wangi, Kecamatan Sepatan Timur, Tangerang, Banten, langsung emosi saat melihat camat dan kepala desa karena menduga keduanya terlibat dalam praktik perbudakan di salah satu rumah di kampung mereka, Selasa (7/5/2013).

TANGERANG, KOMPAS.com — Polres Kota Tangerang membuka hotline dan e-mail sebagai sarana komunikasi dengan masyarakat sebagai sumber informasi. Hal itu dilakukan mengingat tingginya dinamika informasi yang muncul di masyarakat terkait dengan perkara perlakuan tidak manusiawi para buruh di tempat usaha kuali milik Yuki Irawan.

Dalam siaran pers yang dikirim Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Kota Tangerang Komisaris Shinto Silitonga, Jumat (10/5/213), dijelaskan, pihaknya mulai hari ini sudah mengaktifkan hotline di nomor (021) 330 55559 dan e-mail di polrestgr@yahoo.com. Dua sarana komunikasi itu untuk menampung informasi dari masyarakat.

"Operator kami tugaskan 24 jam, siap untuk mencatat informasi dari siapa saja guna menjadi bahan analisa kami nantinya. Tujuan dari hotline dan email ini adalah untuk mengakomodasi informasi dari warga," kata Komisaris Besar Bambang Priyo Andogo, Kepala Polresta Tangerang.

Pihak kepolisian berharap masyarakat menyampaikan informasi yang diketahuinya tanpa ragu melalui dua saluran komunikasi tersebut. Informasi yang diharapkan adalah informasi apa pun terkait dengan peristiwa di pabrik kuali milik Yuki. Misalnya tentang perlakuannya dulu, adanya unsur-unsur aparat yang datang ke TKP, adanya kemungkinan korban-korban lain, atau informasi-informasi lainnya.

"Kami mengharapkan informasi yang disampaikan kepada kami adalah informasi yang valid dan dapat dipertanggungjawabkan sehingga analisis kami nantinya tidak salah," ujar Shinto Silitonga.

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers. Five Filters recommends: Thatcher's Tyrants - The Tanks, The Guns, The Christmas Cards.

Diposkan oleh iwan di 13.27  

0 komentar:

Poskan Komentar