“Kemendag Siap Buka Keran Impor Cabai”

Sabtu, 22 Juni 2013

“Kemendag Siap Buka Keran Impor Cabai”


Kemendag Siap Buka Keran Impor Cabai

Posted: 21 Jun 2013 01:10 AM PDT

Jakarta (ANTARA) - Kementerian Perdagangan siap menambah pasokan cabai rawit merah dan cabai rawit hijau akibat harga cabai di sejumlah daerah mulai melonjak dengan membuka keran impor untuk komoditas tersebut.

"Mungkin kita harus mengantisipasi untuk menyikapi pembukaan keran impor yang akan dilakukan jika harus mendatangkan dari luar negeri, tapi untuk sementara tidak dilakukan terlebih dahulu," kata Menteri Perdagangan Gita Wirjawan di Kementerian Perdagangan, Jakarta, Jumat.

Gita menjelaskan bahwa harga cabai rawit yang mulai merangkak naik tersebut kemungkinan besar disebabkan musim kemarau yang masih memiliki curah hujan tinggi, serta adanya unsur spekulasi.

"Kenaikan harga saat ini mungkin karena unsur spekulasi, bukan karena kekurangan pasok," jelas Gita.

Namun, lanjut Gita, keputusan untuk mengimpor cabai tersebut tidak akan dilakukan saat ini, pihaknya akan melakukan pemantauan harga terlebih dahulu.

"Harga cabai rawit merah dan hijau naik Rp2.000 per kilogram, pelaku usaha memberikan saran untuk melakukan antisipasi seperti mendatangkan pasokan dari luar negeri," ujar Gita.

Menjelang kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM), harga cabai di beberapa daerah sudah mengalami kenaikan harga.

Bahkan, harga cabai rawit merah khususnya di wilayah Jawa Tengah telah menembus harga Rp40.000 per kilogram, sementara cabai merah mencapai Rp25.000 per kg.

di wilayah lain, harga cabai 100 persen dari Rp10.000 per kilogram, kini sudah menembus Rp22.000 ribu per kilogram.(rr)

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers. Five Filters recommends: 'You Say What You Like, Because They Like What You Say' - http://www.medialens.org/index.php/alerts/alert-archive/alerts-2013/731-you-say-what-you-like-because-they-like-what-you-say.html

Diposkan oleh iwan di 13.06  

0 komentar:

Poskan Komentar