“Vietnam Airlines Pertimbangkan Buka Penerbangan ke Denpasar”

Senin, 24 Juni 2013

“Vietnam Airlines Pertimbangkan Buka Penerbangan ke Denpasar”


Vietnam Airlines Pertimbangkan Buka Penerbangan ke Denpasar

Posted: 24 Jun 2013 08:49 AM PDT

Jakarta (ANTARA) - Maskapai penerbangan Vietnam Airlines mempertimbangkan membuka penerbangan langsung Ho Chi Minh-Denpasar, Bali, setelah penerbangan langsung Ho Chi Minh-Jakarta pada Desember lalu, kata Duta Besar Vietnam untuk Indonesia Nguyen Xuan Thuy di Jakarta pada Senin.

"Kami mendapat informasi bahwa Vietnam Airlines mempertimbangkan membuka penerbangan langsung Ho Chi Minh City-Denpasar, " kata Dubes Thuy dalam wawancara dengan Antara dan "The Jakarta Post" sehubungan dengan kunjungan kenegaraan Presiden Vietnam Trung Tan Sang ke Indonesia pada 27-28 Juni.

Menurut dia, jumlah penumpang menggunakan penerbangan langsung Ho Chi Minh City-Jakarta-Ho Chi Minh City cenderung meningkat dan untuk musim libur, jumlah penumpang dapat mencapai 90 persen.

Vietnam Airlines melakukan penerbangan langsung Ho Chi Minh City ke Jakarta pada Selasa, Rabu, Jumat dan Minggu.

Bagi Vietnam Airlines, penerbangan langsung menghubungkan Vietnam dan Indonesia itu merupakan yang pertama dan jalur baru kedua internasional, yang ditawarkan pada tahun lalu.

Dubes Thuy menggarisbawahi kepentingan jalur penerbangan langsung itu bagi kota Vietnam dan Indonesia.

Hubungan itu tidak hanya untuk memenuhi peningkatan permintaan akan angkutan bagi dua bangsa tersebut, tapi menyumbang bagi penguatan hubungan dwipihak dan mendorong keterhubungan ASEAN serta penyatuan menuju pasar penerbangan Masyarakat ASEAN pada 2015.

"Kami berharap Garuda membuka kembali penerbangan Jakarta-Ho Chi Minh," katanya.

Selain berlibur di Ho Chi Minh, warga negara Indonesia juga dapat melanjutkan perjalanan ke Hanoi, ibu kota Vietnam, dan kota lain, yang memiliki tempat hiburan menarik dan daerah wisata alam, seperti, teluk Halong.

Dubes Thuy juga mengatakan Vietnam dan Indonesia memiliki kemitraan strategis dan terpadu dan hubungan kedua negara tetangga dan sesama anggota Perhimpunan Bangsa Asia Tenggara (ASEAN), diperkuat dengan Deklarasi mengenai Kerangka Kerja Kemitraan Komprehensif dan Persahabatan memasuki Abad 21 dan Rencana Aksi-nya.

Vietnam dan Indonesia bertekad mencapai target volume perdagangan pada 2015 mencapai lima miliar dolar AS (limapuluh triliun rupiah).

Volume perdagangan kedua negara itu meningkat dari 519,5 juta dolar AS pada 2000 menjadi 4,6 miliar dolar pada 2012.

Dagangan utama Indonesia ke Vietnam antara lain berbagai jenis kertas, minyak goreng, mesin, komputer, elektronik, bahan kimia dan impornya antara lain beras, baja, minyak mentah, kofi, produk plastik, tekstil, dan pakaian jadi.

"Kami bertemu dengan sejumlah pengusaha di Bandung dan Makassar baru-baru ini untuk meningkatkan perdagangan," kata Thuy.

Sebagai upaya mendukung pengembangan usaha perusahaan Indonesia ke Vietnam, memajukan ekspor dan mencari peluang kerja sama penanaman modal dengan mitra asing, KBRI Hanoi berperanserta dalam 22nd Vietnam International Trade Fair - Vietnam Ekspo 2012 di Hanoi pada April 2012.

KBRI Hanoi juga bekerja sama dengan kementerian/badan pemerintah terkait, kamar dagang dan inudstri pengusaha kedua negara telah menyelenggarakan Trade, Tourism and Invstment (TTI) Forum di Hanoi pada 2012 dan di Ho Chi Minh pada pertengahn Juni 2013.(fr)

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers. Five Filters recommends: 'You Say What You Like, Because They Like What You Say' - http://www.medialens.org/index.php/alerts/alert-archive/alerts-2013/731-you-say-what-you-like-because-they-like-what-you-say.html

Diposkan oleh iwan di 13.05  

0 komentar:

Poskan Komentar