“Ramadhan Datang, Tempat Hiburan dan Salon Tetap Buka - Pos Metro Padang”

Kamis, 04 Juli 2013

“Ramadhan Datang, Tempat Hiburan dan Salon Tetap Buka - Pos Metro Padang”


This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers. Five Filters recommends: 'You Say What You Like, Because They Like What You Say' - http://www.medialens.org/index.php/alerts/alert-archive/alerts-2013/731-you-say-what-you-like-because-they-like-what-you-say.html

Ramadhan Datang, Tempat Hiburan dan Salon Tetap Buka - Pos Metro Padang

Posted: 04 Jul 2013 10:10 AM PDT

PADANG, METRO-Sejumlah lokasi salon yang memiliki layanan pijit (massage) dan tempat hiburan di Kota Padang menegaskan masih akan tetap buka sepanjang Ramadhan 1434 H. Sementara di satu sisi, Pemko Padang telah memersiapkan edaran yang melarang  mereka membuka usaha.

Seperti di Amink Salon, Jalan Kali Kecil No 8 Padang. Salon eksklusif yang memiliki pelanggan masyarakat kalangan menegah ke atas ini, akan tetap buka selama Ramadhan. Ditemui Kamis (4/7) , pimpinan Amink Salon, Amink (49) mengatakan, dirinya belum mendapatkan edaran apapun dari Pemko Padang soal larangan itu. Katanya, Amink Salon akan tetap buka sehari setelah Ramadhan pertama dan akan tutup dua hari jelang lebaran. Kebiasaan ini, kata Amink, sudah berlaku di salon tersebut setiap tahun.

"Ramadhan kita tetap buka seperti biasa. Juga tak ada larangan dari Pemko Padang yang saya terima, karena di sini memang tidak ada maksiat," tegas Amink kepada POSMETRO, kemarin.

Di satu sisi, sebut Amink, di salon tersebut ia memang menyediakan layanan massage yang menjadi sub layanan dari spa. Dari layanan ini, kata dia, para pelanggan bisa relaks untuk melepaskan kepenatan. Pada sub layanan massage ini, kata dia, Amink Salon telah menyediakan terapis andal dan ahli di bidangnya. "Kami memiliki terapis yang handal dan profesional dalam bekerja," kata pria keturunan Tionghoa ini.

Namun sesuai dengan pengalaman tahun sebelumnya, pada Ramadhan, tingkat kunjungan ke Amink Salon cenderung turun drastis, mencapai angka 50 persen lebih. Pada kondisi normal, jumlah pengunjung yang menikmati layanan Spa mencapai 27 orang. Untuk Ramadhan, kata dia, bisa turun menjadi 7 orang saja. "Selama Ramadhan, kami memang tak bisa mencari uang. Karena pada umumnya, tingkat kunjungan relatif turun," terangnya.

Pada Ramadhan kali ini, Amink hanya berharap kunjungan dari para bule dari sejumlah biro perjalanan yang telah bekerjasama dengan Amink Salon. "Paling yang datang saat Ramadhan ini hanya bule saja. Sementara pengunjung lokal sangat turun," terangnya.

Untuk memanfaatkan waktu senggang selama Ramadhan, pria ini mengaku akan melakukan pembenahan pada 10 karyawannya. Ia mengaku akan membagi semua karyawan sesuai keahlian masing-masing. Mulai dari urusan salon rambut, spa dan layanan lainnya. "Ke depan kita mau mencetuskan standar pelayanan tersendiri," kata Amink sambil memerlihatkan kertas order yang bertuliskan "Di sini tak melayani layanan sex bebas."  

Senada dengan Amink, sejumlah lokasi hiburan malam juga mengaku tetap buka pada Ramadhan nanti. Seperti Kimos Cafe. GM Kimos Cafe, Edi Djunaidi mengatakan, tempat hiburan tersebut baru akan buka seminggu ramadhan. Sesuai aturan di Ramadhan sebelumnya, Kimos baru buka pada pukul 23.00 WIB (usai shalat tarwih) dan ditutup pukul 03.00 WIB dini hari.

"Kita selalu berupaya mematuhi aturan yang telah ditetapkan Pemko Padang. Buka dan tutup sesuai jadwal yang telah ditetapkan," ujar Edi Djunaidi.

Saat ini, kata dia, sekitar 100 orang karyawan tetap dan karyawan lepas, menggantungkan hidup di Kimos. Dengan pertimbangan itu pulalah, manajemen mengambil kebijakan untuk tetap buka pada Ramadahan nanti.

Kabag Humas Pemko Padang, Suardi mengatakan, Pemko khususnya bidang Humas baru saja mempersiapkan "Himbauan Bersama" jelang Ramadhan ini, untuk disebarkan pada semua warga kota.

Imbauan tersebut berisi beberapa item. Seperti, larangan bagi pemilik restoran, rumah makan, warung minum dan usaha sejenis lainya untuk berjualan di siang hari sampai pukul 16.00 WIB.

Selain itu, bagi umat non muslim, juga diminta untuk menghomati umat Muslim yang sedang berpuasa. Sejumlah tempat hiburan, bioskop, baru boleh  membuka usaha mereka sampai usia shalat tarwih. "Kita telah mengonsep imbauan ini untuk kita laksanakan bersama," kata Suardi. (tin)

Diposkan oleh iwan di 13.04  

0 komentar:

Poskan Komentar