“Jabar Buka Peluang Kerja Sama dengan Tomsk, Rusia - Pikiran Rakyat”

Jumat, 18 Oktober 2013

“Jabar Buka Peluang Kerja Sama dengan Tomsk, Rusia - Pikiran Rakyat”


Jabar Buka Peluang Kerja Sama dengan Tomsk, Rusia - Pikiran Rakyat

Posted: 18 Oct 2013 05:43 AM PDT

BANDUNG, (PRLM).- Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jabar membuka peluang kerja sama dengan Tomsk Chamber of Commerce and Industry (Kadin Tomsk). Sebabnya, salah satu provinsi yang berada di Rusia tersebut memiliki sejumlah potensi yang dapat bermanfaat bagi dunia usaha di Jabar. Sejumlah potensi tersebut di antaranya, Tomsk menjadi pusat koordinasi bidang pendidikan, sains, dan inovasi di Rusia.

Demikian disampaikan Ketua Kadin Jabar, Agung Suryamal Sutisno pada pertemuan antara Kadin Jabar dengan Kadin Tomsk di Kantor Kadin Jabar, Surapati Core, Bandung, Jumat (18/10/2013).

"Baik Tomsk maupun Jabar merupakan provinsi yang sangat memerhatikan dunia pendidikan. Oleh karena itu, bidang tersebut dapat dijadikan sebagai salah satu potensi kerja sama.," ujarnya.

Agung menjelaskan, Jabar memiliki sejumlah perguruan tinggi negeri dan swasta ternama yang sudah diakui secara nasional dan internasional. Selain itu, Jabar juga memiliki SDM yang melimpah, provinsi dengan jumlah penduduk terbesar terdapat di Jabar. Oleh karena itu, hal tersebut juga merupakan pasar yang menjanjikan bagi berbagai jenis usaha di provinsi tersebut.

"Selain itu, Jabar memiliki potensi geothermal yang sangat besar. Indonesia menyimpan sebesar 40 persen dari total geothermal yang ada di dunia. Sementara 25 persen geothermal Indonesia berada di Jabar. Artinya, Jabar merupakan provinsi yang menyimpan 10 persen geothermal dunia," katanya.

Di sisi lain, sebanyak 70 persen proyek usaha di Jabar, termasuk geothermal dapat melibatkan pihak swasta. Dengan demikian, hal ini tentu dapat menjadi salah satu potensi besar bagi pihak Tomsk untuk mengembangkannya. Apalagi, proyek yang dapat dikembangkan di Jabar tidak terkait dengan potensi sumber energi dan infrastruktur saja, tapi ada juga agribisnis dan kelautan.

Sementara itu, Tomsk merupakan provinsi di Rusia yang menempati posisi 5 dalam industri plastik dan 7 dalam ekstrasi gas dan sumber daya alam. Dalam dunia pendidikan, Tomsk memiliki 6 universitas negeri, 7 institut akademi sains, 11 institut riset, dan 6 institut akademi pengobatan. Terkait SDM, sebanyak 20 persen dari penduduknya merupakan pelajar dan 30 persen lagi merupakan mahasiswa.

Keuntungan bagi para pengusaha asal Jabar yang ingin membuka usaha di tempat tersebut, Tomsk termasuk daerah yang masuk ke dalam Zona Ekonomi Eksklusif. Artinya, Tomsk memiliki kelebihan berupa bebas pajak untuk transportasi selama 10 tahun, properti 10 tahun, dan tanah 5 tahun. Selain itu, pajak sosial hanya dibebankan sebesar 14 persen sementara yang normal yakni 34 persen dan pajak penghasilan hanya 15 persen sementara normalnya 20 persen.

Berdasarkan data yang diberikan oleh Kadin Tomsk, sebanyak 41 persen perusahaan asing di wilayah tersebut bergerak di bidang elektronik dan teknologi informasi, di antaranya Panasonic, Nokia Siemens Networks, dan Divx. Sisanya, 21 persen bioteknologi dan obat-obatan, 18 persen teknologi nano dan material baru, dan 16 persen teknologi penghematan daya. (A-207/A-88)***

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers. Five Filters recommends:

Diposkan oleh iwan di 13.45  

0 komentar:

Poskan Komentar