“DKI dan Bukopin Buka Cabang Baru”

Senin, 18 November 2013

“DKI dan Bukopin Buka Cabang Baru”


DKI dan Bukopin Buka Cabang Baru

Posted: 18 Nov 2013 10:08 AM PST

Good Week for ...

Good Week for..
PT Nusantara Infrastructure Tbk (META), emiten jalan tol,  mencatat kenaikan kas tertinggi di antara emiten pengelola jalan tol lain di kuartal III 2013. Kas Nusantara Infrastruktur tercatat naik 76,1% menjadi Rp 616,8 miliar. Sementara kas PT Citra Marga Nusaphala Persada Tbk (CMNP) naik 52,8% menjadi Rp 1,57 triliun dan kas PT Jasa Marga Tbk (JSMR) naik 49,2% menjadi Rp 6,1 triliun. Kenaikan kas Nusantara Infrastructure disebabkan kenaikan penerimaan setoran modal sebesar Rp 422,6 miliar. Pada periode yang sama di 2012, pos ini hanya sebesar Rp 980 juta. Penerimaan setoran modal ini mendorong kenaikan kas pada arus kas pendanaan sebesar 278%.  

PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGAS), badan usaha milik negara di sektor transmisi dan distribusi gas,  menargetkan kesepakatan harga gas alam cair (LNG) dengan BP Berau Ltd selaku operator kilang LNG Tangguh, Teluk Bintuni, Papua Barat,  untuk memasok LNG ke unit penampungan dan regasifikasi LNG terapung (FSRU) Lampung bisa direalisasikan pada akhir tahun ini. Direksi perseroan menyatakan Perusahaan Gas Negara tengah menuntaskan perjanjian jual beli gas (PJBG) dengan beberapa calon pemasok, salah satunya BP. Untuk tahun depan kemungkinan pasokan LNG yang terserap baru sekitar lima kargo karena pada tahap awal operasi belum mengolah gas sesuai kapasitas penuh, yakni 2 juta ton per tahun (mtpa) atau setara pasokan gas sebesar 240 juta kaki kubik per hari (MMSCFD).

PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP), emiten makanan dan minuman olahan, mengakuisisi aset Grup Tirta Bahagia, produsen air minum dalam kemasan (AMDK) merek Club senilai Rp 2,2 triliun. Akuisisi tersebut dilakukan seiring langkah Indofood CBP memasuki segmen bisnis air minum kemasan mulai tahun ini. Akuisisi tersebut dilakukan oleh entitas anak perseroan, yakni PT Tirta Makmur Perkasa (TMP) dan PT Tirta Sukses Perkasa (TSP). Penandatanganan perjanjian akuisisi telah dilakukan pada 15 November 2013. Aset yang diakuisisi meliputi tanah, bangunan, mesin, kendaraan, furniture & fixture, inventory, serta merek dagang.

PT Batavia Prosperindo Finance Tbk (BPFI) berencana mencari pendanaan alternatif dengan cara menerbitkan obligasi atau melakukan rights issue. Menurut direksi, pencarian pendanaan dari pasar modal ini dilakukan untuk mendukung ekspansi bisnis pada tahun depan.
Aksi korporasi yang akan dilakukan perusahaan ini masih tergantung dari kondisi ekonomi Indonesia. Tahun ini Batavia Prosperindo Finance telah menerbitkan obligasi senilai Rp 300 miliar untuk refinancing dan membiayai belanja modal. Obligasi terbitan Batavia Finance ini memberikan premium kupon yang tinggi. Batavia Finance menerbitkan obligasi dengan tiga seri, yakni seri A berjangka waktu satu tahun, seri B dua tahun, dan seri C tiga tahun.

PT Cirebon Electric Power, pengembang pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) Cirebon Unit 1 berkapasitas 660 megawatt (MW) afiliasi PT Indika Energy Tbk (INDY) diperkirakan meraih pendapatan sekitar US$ 231,26 juta pada tahun ini. Direksi perseroan mengatakan potensi pendapatan perusahaan pada tahun ini bisa dihitung dari penjualan listrik yang berkapasitas 660 MW atau 4,62 miliar kilowatthour (kWh). Hal ini dengan asumsi 660 MW setara dengan 660 ribu kilo watt lalu dikalikan dengan 8.760 jam dalam setahun dan utilisasi (pemanfaatan) operasional pembangkit sebesar 80% per tahun. Harga listrik diperkirakan rata-rata mencapai US$ 5 sen per kWh (US$ 0,05 per kWh) dengan asumsi harga batubara sekitar US$ 42 per ton.

Bad Week for ...

Bad Week for..
PT Astra Otoparts Tbk (AUTO), emiten komponen otomotif, mencatat penurunan laba bersih tertinggi di antara emiten komponen otomotif sejenis, yakni PT Selamat Sempurna Tbk (SMSM), PT Nipress Tbk (NIPS) dan PT Indospring Tbk (INDS). Hingga kuartal III 2013, perseroan mencatat penurunan laba bersih 15,8% menjadi Rp 646 miliar dibanding periode yang sama tahun sebelumnya, sementara tiga emiten lain mencatat pertumbuhan laba bersih antara 12,9%-97,6%.
Perseroan mencatat penurunan laba bersih sebesar 16% hingga kuartal III 2013 karena peningkatan biaya tenaga kerja dan bahan baku, meskipun ada peningkatan pada jumlah pendapatan. Peningkatan kinerja pendapatan Astra Otoparts sebesar 25,9% menjadi Rp 7,76 triliun hingga kuartal III antara lain ditopang dari penjualan komponen kendaraan segmen pasar pengganti (replacement market) maupun original equipment manufactutrer (OEM), baik di dalam negeri maupun ekspor.

Dua perusahaan telekomunikasi, yakni PT XL Axiata Tbk (EXCL) dan PT Indosat Tbk (ISAT), mencatat kinerja keuangan negatif hingga kuartal III 2013. Berdasarkan publikasi laporan keuangan perseroan, beban usaha EXCL naik 17% menjadi Rp 14,4 triliun. Konsekuensinya, laba bersih tergerus 58% menjadi Rp 916,9 miliar dari Rp 2,96 triliun pada periode yang sama 2012. Pada kuartal ketiga, XL Axiata meraih pendapatan Rp 15,8 triliun atau naik 0,8% jika dibandingkan Rp 15,6 triliun pada periode yang sama tahun lalu. Adapun laba usaha Indosat tergerus 44,4% dari Rp 2,7 triliun menjadi Rp 1,5 triliun kendati perseroan berhasil meraih pendapatan Rp 17,7 triliun, naik 9,4% dari Rp 16,2 triliun periode yang sama 2012. Pendapatan dari seluler tercatat Rp 13,4 triliun dan nonseluler Rp 2,8 triliun.

PT Rukun Raharja Tbk (RAJA) membukukan  laba bersih sebesar US$ 2,69 juta pada kuartal III 2013 menunjukkan penurunan sebesar 20,65% dibandingkan dengan laba bersih pada Kuartal III 2012 sebesar US$ 3,39 juta. Hal ini disebabkan beban pokok perseroan mengalami kenaikan dari US$ 57,65 juta menjadi US$ 82,61 juta. Pendapatan pokok perseroan mengalami kenaikan dari US$ 75,27 juta pada kuartal III 2012 menjadi US$ 103,45 juta pada luartal III 2013. Beban usaha perseroan mengalami kenaikan dari US$ 10,87 juta menjadi US$ 12,89 juta.

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers.

Diposkan oleh iwan di 13.38  

0 komentar:

Poskan Komentar