“Komunitas Semut Oranye: 3 dari 10 Tukang Tambal Ban di Jakarta Masih Jujur”

Selasa, 07 Januari 2014

“Komunitas Semut Oranye: 3 dari 10 Tukang Tambal Ban di Jakarta Masih Jujur”


Komunitas Semut Oranye: 3 dari 10 Tukang Tambal Ban di Jakarta Masih Jujur

Posted: 07 Jan 2014 01:12 PM PST

Rabu, 08/01/2014 03:57 WIB

Prins David Saut - detikNews
Jakarta - Polda Metro Jaya bersama Pemprov DKI sedang mengkaji masalah perizinan usaha tambal ban di Jakarta. Hal ini dilakukan untuk membatasi jumlah penambal ban, khususnya terkait maraknya kasus ranjau paku di jalanan ibu kota.

"Kalau pendapat saya mereka berhak buka tambal ban. Kalau langsung disingkirkan begitu, saya lihat dari 10 itu 3 penambal tidak menebar paku," kata pelaku usaha tambal ban bernama Johan P Tauilan kepada detikcom, Selasa (7/1/2014) malam.

Johan mengaku dirinya banyak mengenal pelaku usaha sejenis di Jakarta, dan tidak semuanya melakukan kegiatan yang merugikan pengguna jalan itu. Ia menambahkan, pembatasan pelaku usaha tambal akan menuai penolakan dari para penambal ban yang berlaku jujur.

"Saya juga punya tambal ban, saya tahu mana yang bermain dan mana yang tidak. Kita namanya manusia mau cari makan. Tidak semua bermain ranjau paku, seharusnya yang bermain ini yang harus dipantau terus karena modus mereka bermacam-macam, mulai dari menyewa bajaj hingga anak kecil untuk menyebarkan paku," kata ketua organisasi penyapu ranjau paku 'Komunitas Semut Oranye' ini.

Seperti yang diketahui, Polda Metro Jaya meminta Pemprov DKI meninjau ulang izin tukang tambal ban pinggir jalan yang dituding sebagai penyebar ranjau paku. Wagub DKI Jakarta Basuki T Purnama akan menyikapi masalah ini secara bertahap dan diawali dengan mendiskusikannya bersama polisi.

"Demi keadilan, mohon pengertian. Saya sudah survei semuanya," tutup pria yang akrab disapa Yossy ini.


Kesal Disuruh Mengisi Bak Air, Seorang Adik Tega Membunuh Kakaknya di Bekasi, Jawa Barat. Simak selengkapnya di "Reportase Pagi" pukul 04.30 - 05.30 WIB hanya di Trans TV

(vid/rmd)


Foto Video Terkait


Sponsored Link

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers.

Diposkan oleh iwan di 13.19  

0 komentar:

Poskan Komentar