“Buka Usaha Perusahaan Supplier - ANNEAHIRA.COM”

Rabu, 26 Maret 2014

“Buka Usaha Perusahaan Supplier - ANNEAHIRA.COM”


Buka Usaha Perusahaan Supplier - ANNEAHIRA.COM

Posted: 26 Mar 2014 09:11 AM PDT

Ilustrasi buka usaha

Buka usaha di bidang pemasaran adalah peluang bisnis yang sangat menantang dan memiliki masa depan cerah. Tantangan yang sangat menarik ini juga menawarkan keuntungan yang tidak sedikit. Orang-orang yang haus akan kerja keras akan mereguk semua tantangan tersebut. Karakter ingin sukses sangat dibutuhkan untuk memasuki dunia ini.

Pengertian Supplier / Distributor

Sebelum membahas lebih lanjut tentang prospek bisnis distributor ada baiknya mari mengenal apa sih, pengertian distributor? Yang dimaksud dengan distributor atau supplier adalah usaha bisnis yang bergerak sebagai penjual langsung dari produsen, untuk dijual kembali / distribusikan kepada pedagang eceran.

Dalam rantai ekonomi konvensional, distributor menempati posisi kedua setelah produsen sebagai sumber arus produksi barang. Distributor itu sama saja sebagai pedagang besar yang kulakan barang langsung dari produsen. Pada usaha jenis lain, bisa jadi distributor tak menyediakan dana untuk kulakan barang.

Tugas distributor menawarkan jasa mendistribusikan produk kesemua jaringan pemasaran sesuai target pasar. Selain itu wajib ikut serta produsen membangun image produk agar brand image bisa dibangun sesuai harapan produsen. Caranya aktif promosi melalui media massa dan menggelar promo event.

Distributor hanya mengambil selisih harga dari ambil barang dan harga jual ke pedagang grosir. Selisih harganya bisa 40% dari harga dasarnya.
Menjadi distributor resmi dari sebuah produk, diperlukan kontrak kerja sama yang di dalamnya tertera klausul hak dan kewajiban dari kedua belah pihak. Keberadaan distributor sangat membantu produsen dalam menyebarkan produknya ke pasar. Tanpa perlu membangun devisi marketing sendiri.
Ambil contoh, produsen mobil dari Eropa, lebih senang bekerja sama dengan distributor lokal dalam proses penjualan produk ke pasar. Siapapun boleh mendaftarkan diri menjadi distributor tunggal, asalkan memenuhi kriteria minimum yang ditetapkan oleh produsen.

Syarat Buka Usaha Perusahaan Supplier

Buka usaha perusahaan supplier bisa menjadi jembatan meniti bidang pemasaran. Perusahaan supplier biasanya dijalankan oleh orang-orang yang sudah terlebih dahulu menjadi seorang agen marketing di perusahaan serupa. Juga demikian dengan orang-orang yang sudah akrab dengan para pemasok dan tahu jalur pemasaran produk tersebut.
Jika Anda tertarik ingin menggeluti bisnis distribusi produk, ada baiknya sebelum membuka usaha, harus memenuhi syarat-syarat legal, seperti di bawah ini.

1. Mengurus Surat-Menyurat
Pendirian perusahaan supplier yang berbentuk CV paling tidak membutuhkan dana sebesar Rp. 50 juta keatas. Rp3 juta diperlukan untuk pembuatan akte notaris. Akte ini menjelaskan bentuk perusahaan, berapa jumlah modal, siapa pemegang modal, berapa jumlah pemegang modal, berapa dana dari masing-masing pemegang modal, nama perusahaan, alamat perusahaan.
Bila akan membentuk sebuah PT, modal minimal Rp200 juta, biaya notaris bisa sampai Rp. 5 juta. Lama pengurusan surat-menyurat di notaris ini sekitar 3 hari.

2. Mengurus Surat Izin Usaha dan Surat Izin Tempat Usaha di Pemerintahan Setempat
Lamanya pengurusan izin ini bisa sampai seminggu. Biayanya, untuk CV hampir sama dengan biaya notaris, Rp3 juta dan untuk PT, sekitar Rp 5 juta. Syarat-syarat legal ini, bisa dipakai untuk mengajukan kerjasama distribusi kepada produsen lain yang lebih besar. Seperti produk impor, produk IT , elektronik dan sebagainya.

3. Mengurus NPWP Perusahaan di Kantor Pajak
NPWP kepanjangan dari Nomor Peserta Wajib Pajak. Membuka usaha bisnis di Indonesia, salah satu syaratnya harus mendaftarkan diri menjadi peserta wajib pajak aktif. Setiap subjek pajak nanti diberi kartu NPWP. Membuat NPWP sangat mudah dan tak perlu membayar. Lama pengurusannya sekitar seminggu.
Ketika subjek pajak sudah terdaftar menjadi subjek pajak, setiap tahun wajib membayar pajak untuk usahanya dan wajib membuat SPT / Surat Pemberi Tahunan yang harus dibuat setiap tahun.

4. Menyiapkan SDM dan tempat usaha
Pekerja yang dibutuhkan minimal 6 orang. Satu orang sebagai office boy, satu orang sopir, satu orang di bagian keuangan, dan satu orang mengurusi administrasi. Dua orang bagian marketing yang bertugas mendistribusikan barang ke pedangan grosir. Sedangkan distributor elektronik, menambah satu devisi reparasi untuk barang retur karena rusak dari konsumen.
Biasanya sebelum berani membentuk perusahaan supplier, calon perusahaan telah memiliki satu atau dua konsumen dengan pembayaran yang tertib dan teratur. Bila belum mendapatkan konsumen yang baik seperti itu, biasanya pemain di bidang ini belum akan mendirikan perusahaan sendiri.

Sedangkan tempat usaha sebaiknya pilih rumah penduduk yang ukurannya agak luas. Tujuannya untuk memarkirkan kendaraan, dan sbagian ruangan dipakai untuk gudang logistik. Yang pasti tempat usaha, harus bebas banjir, fisik bangunan kokoh, bebas bocor, sedangkan tempat menyimpan stok produk harus kering bebas dari lembab.
Apalagi kalau ingin menjadi agen distributor resmi produk elektronik atau buku, sebelum kerjasama disetujui oleh produsen, perwakilan produsen datang langsung meninjau lokasi usaha Anda, guna diperiksa kelayakan tempat usaha dan kekuatan armadanya.
Jangan sampai usaha Anda rugi atau gagal menggaet produsen besar karena tak mengindahkan syarat minimum penyediaan tampat usaha.

5. Menentukan Jenis Supplier
Menghubungi pihak pemasok dan berpromosi kepada para calon konsumen dengan mengatakan bahwa perusahaan supplier tersebut bergerak di bidang supply aneka barang alias general supplier. Pokoknya apapun yang orang butuh, perusahaan supplier berusaha memenuhi kebutuhan tersebut.
Bagi pebisnis pemula, pilihlah jenis produk yang menjadi kebutuhan utama konsumen, misalnya beras, minuman sachet, susu kemasan, fashion dan sebagainya. Sedangkan produk sekunder yang direkomendasikan adalah buku, gadget, obat-obatan.

6. Analisis Keuangan
Bila sudah berjalan dengan baik dengan kondisi keuangan yang bagus, mulailah menganalisis semua barang yang selama ini di jual. Bila ada satu dua barang dengan penjualan yang baik, berusahalah untuk mengajukan keagenan secara resmi kepada pihak pemasok.
Dengan menjadi agen resmi, apalagi barang yang sudah terkenal dan banyak digunakan oleh masyarakat, maka kehidupan perusahaan supplier akan semakin terjamin. Kalau sudah begini, ekspansi bisa dilakukan. Ekspansi berhasil, maka akan semakin banyaklah karyawan baru yang bisa direkrut.

Dana awal Rp. 50 juta tersebut dipakai untuk pengurusan surat-menyurat, sewa tempat, biaya operasional, dan penggajian karyawan selama 3 bulan pertama serta dana cadangan. Bagaimana tertarik untuk membuka usaha di bidang supplier?

Jenis-jenis bisnis distributor

Bentuk usaha bisnis supplier dilihat dari konsep pemasarannya terbagi menjadi sejumlah tahap dan levelnya. Berikut ini merupakan penjelasan tentang jenis-jenis distributor.

• Distributor tunggal
Jenis pertama adalah distributor tunggal, maksudnya adalah usaha yang bergerak dibidang perdagangan dari pihak pertama selaku produsen memasrahkan kepada pihak kedua distributor untuk masarkan produknya secara ekslusif. Jadi hanya distributor yang ditunjuk saja yang boleh menjualkan produk –produk dari merk X.
Misalnya sepeda motor merk Z hanya bisa dibeli di agen A, harga resminya sudah jelas dan layanan purna jualnya pun tersedia di Agen A, selain itu ada sejumlah kemudahan lain yang ditawarkan. Konsumen yang membeli diluar agent A tak akan mendapatkan garansi dan benefit lainnya.

• Sub distributor
Sub distributor adalah agen kedua setelah distributor resmi. Jadi distributor pertama menyerahkan produk dari produsen untuk dijual oleh distributor kedua atau sub distributor. Kerjasama bisnis ini dimungkinkan dengan tujuan ketika agen pertama akan melakukan ekspansi pasar ke sebuah wilayah baru tapi belum siap akan tambahan SDM dan armada pendukungnya. Jalan keluarnya adalah melakukan kerjasama dengan agen lokal untuk memasarkan produknya. Mungkin sifat kerjasama bisnis ini hanya sementara sambil test market.

Ketika proses sosialisasi dan test market menunjukan gejala positif dan omzet penjualan kian naik. Langkah selanjutnya distributor utama mendirikan cabang baru, wilayah pemasaran tersebut.
Kerjasama model begini kerap dilakukan oleh distributor dari luar negeri. Mereka sebelum membuka pasar di Indonesia, mencoba dulu mengenalkan produknya melalui sub distributor yang ditunjuk oleh produsen. Mungkin selama dua sampai tiga tahun mereka mencoba mengenalkan produk asing kepada pasar. Di sini ada dua pilihan produk laku dipasaran atau gagal jual karena berbagai kendala. Ketika laku sebagaimana yang sudah dijelaskan diatas langsung buka cabang. Namun jika tak laku atau gagal jual, kerjasama bisnis langsung dihentikan guna mengurangi kerugian yang lebih banyak dari kedua belah pihak.

Demikianlah sekilas tentang buka usaha menjadi agen distributor produk. Setiap bisnis adalah benefit dan resikonya.

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers.

Diposkan oleh iwan di 13.18  

0 komentar:

Poskan Komentar