“Mantan TKI Tak Perlu Khawatir Buka Usaha di Indonesia - Okezone”

Selasa, 11 Maret 2014

“Mantan TKI Tak Perlu Khawatir Buka Usaha di Indonesia - Okezone”


Mantan TKI Tak Perlu Khawatir Buka Usaha di Indonesia - Okezone

Posted: 11 Mar 2014 09:49 AM PDT

Ilustrasi (Foto:Okezone)Ilustrasi (Foto:Okezone) JAKARTA - Bagi anda mantan Tenaga Kerja Indonesia (TKI) jangan khawatir untuk berusaha. Pasalnya, Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi membuka kesempatan bagi para mantan tenaga kerja Indonesia, untuk ikut mengembangkan  bisnis wirausaha di lokasi-lokasi transmigrasi akan tersebar di seluruh Indonesia.

Menurut Direktur Jenderal Pembinaan Pengembangan Masyarakat dan Kawasan Transmigrasi (P2MKT) Kemnakertrans, Roosari Tyas Wardani, ada 48 Kota Terpadu Mandiri (KTM) yang sudah dibangun di sekitar kawasan-kawasan transmigrasi.

"Kita terbuka untuk menampung para mantan TKI untuk memulai bisnis wirausaha di kawasan transmigrasi," ujar Roosari melalu keterangan persnya, Selasa (11/3/2014).

Kata dia, mantan TKI dapat memulai usahanya di pasar-pasar yang telah dibangun di kawasan KTM yang telah ramai dan berkembang perekonimiannya.

Roosari telah meresmikan prasarana terbangun Kota Terpadu Mandiri (KTM) Rawa Pitu di Kabupaten Tulang Bawang, Lampung.

"Kita dorong perubahan paradigma pembangunan daerah dari 'Membangun Daerah' menjadi 'Daerah Membangun' melalui pemberdayaan masyarakat, baik itu masyarakat transmigran pendatang maupun masyarakat transmigran lokal asli," lanjutnya.

Transmigran yang berhasil, lanjut dia, bukan hanya fokus pada bidang produksi tetapi juga melaksanakan kegiatan-kegiatan usaha.

"Seperti usaha industri rumah tangga, berdagang, usaha di bidang jasa, dan lain-lain. Kesempatan ini pun terbuka bagi para mantan TKI yang bisa berwirausaha di lokasi transmigrasi," tuturnya.

Kata dia, saat ini sudah ada beberapa mantan TKI yang pernah bekerja di negara Malaysia, dan Singapura yang telah berhasil merintis wirausaha di KTM Rawa Pitu Kabupaten Tulang Bawang,Lampung.           

Selama ini, kata dia, pihak Kemnakertrans telah menggelar pelatihan kewirausahaan yang disesuaikan dengan potensi sumber daya alam (SDA) yang tersedia di sekitar daerah transmigrasi. Jenis pelatihan wirausaha meliputi berbagai budidaya, seperti budidaya ayam, sapi dan kambing, usaha konveksi, menjahit, border dan bisnis perdagangan. Selain itu, juga terdapat pelatihan tata rias pengantin, tata boga, bengkel motor, sablon dan percetakan, pengelasan, dan serta konstruksi skala kecil. (ydh)

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers.

Diposkan oleh iwan di 13.09  

0 komentar:

Poskan Komentar