“Waria Merasa Berjiwa Wanita Sejak Lahir - Okezone”

Sabtu, 01 Maret 2014

“Waria Merasa Berjiwa Wanita Sejak Lahir - Okezone”


Waria Merasa Berjiwa Wanita Sejak Lahir - Okezone

Posted: 01 Mar 2014 10:14 AM PST

Minggu, 02 Maret 2014 01:00 wib | Marieska Harya Virdhani - Okezone

DEPOK - Kehidupan kaum waria tidak semudah yang dibayangkan. Kehidupan mereka di jalanan juga banyak yang seringkali kucing - kucingan dengan petugas Satpol PP.
 
Namun bagi Leni, salah seorang waria yang dikisahkan dalam buku Sesuai Kata Hati, kehidupan sebagai waria penuh dengan perjuangan dari mulai penolakan keluarga hingga masyarakat.
 
"Semua orang tidak mau jadi waria. Waria benar - benar orang yang kuat. Saya sejak kecil memang jiwanya menjadi perempuan, saya tidak nyaman saat dipanggil bapak, hingga akhirnya lulus SMA ditawarkan untuk kursus kecantikan," ujar Leni dalam diskusi di Universitas Indonesia (UI).
 
Namun keinginannya untuk kursus tersebut ditentang pihak keluarga. Hingga akhirnya ia mengambil kuliah jurusan perhotelan.
 
"Menjadi karyawan hotel, mengubah jiwa tetapi saya tidak nyaman karena harus memakai jas dan pakaian pria, padahal atasan saya enggak masalah, tapi saya akhirnya keluar dan memutuskan buka usaha salon," ungkapnya.
 
Pengalaman serupa dialami Finolia, waria lainnya. Ia pun menjadi waria yang ditolak keluarga, apalagi kakaknya seorang preman di Yogyakarta dan membuatnya merantau.
"Ditolak hingga menangis, memang dari kecil senang mainan perempuan dan main sama perempuan.
 
Bahkan saya tertarik dengan laki - laki. Mimpi basah pun sama laki - laki sehingga sudah naluri. Dan ini jalan hidup saya," katanya.
 
Hingga akhirnya Finolia mencari kehidupan di jalanan dan menjadi pekerja jalanan untuk mencari makan. Kini ia pun aktif dalam sebuah LSM. "Kami di dalam buku ini, adalah waria yang berhasil melewati masa - masa sulit," tuturnya.
(ful)

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers.

Diposkan oleh iwan di 13.17  

0 komentar:

Poskan Komentar