“Membuka Salon Karena Hidayah - Harian Terbit”

Sabtu, 28 Juni 2014

“Membuka Salon Karena Hidayah - Harian Terbit”


Membuka Salon Karena Hidayah - Harian Terbit

Posted: 28 Jun 2014 07:00 AM PDT

Membuka Salon Karena Hidayah

Dokumen

Jakarta, HanTer – Banyak cara dan jalan dalam memulai usaha. Terbukanya jalan dari Tuhan Yang Maha Esa untuk keluar dari lobang kemaksiatan membuat Ani (30) (bukan nama sebenarnya) beralih ptofesi dengan membuka usaha salon kecantikan di wilayah Johar Baru, Jakarta Pusat.

Ani mengaku, mulai merintis berwirausaha salon kecantikan sejak beberapa tahun yang lalu. Mulai buka salonnya semenjak mendapatkan calon pasangan dan ditinggal orangtua sekitar tahun 2008. Daripada profesi sebelumnya berbuat dosa terus mas," canda Ani saat ditemui Harian Terbit, Kamis (26/6).

Wanita berdarah Indramayu, Jawa Barat ini menuturkan, perjalanannya membuka salon selama kurun waktu tersebut penuh dengan tantangan. "Ya awalnya susah mencari pelanggan tetap, semua itu bisa teratasi dari obrolan dari mulut ke mulut," ungkapnya.

Dia menambahkan, kebanyakan pelanggan tetapnya berasal dari wanita hiburan ataupun remaja yang ingin ke diskotik. Namun begitu, Ani mengaku sangat ketat dalam perekrutan di salonnya. Calon pekerja pemotong rambut harus yang sesuai dan memiliki latar belakang sesuai.

"Saya lihat dulu latar belakang dari calon pekerja disini. Kebanyakan mereka kursus dari pemotong rambut yang terkenal, enggak mau beli kucing dalam karung dong," jelas Ani.

Meski demikian, sambungnya, penghasilan dari usaha salon kecantikan tidak menentu walau sudah mematok harga yang terjangkau. "Kalau ramainya hari weekend, ya biasalah anak-anak gaul begitu pada ke sini dikit-dikit nyalon, rambut bercabang langsung ke sini, selain itu ada saja yang pedikur menikur dan facial," tutur Ani.

Ani berharap, usahanya bisa eksis dan memeroleh keuntungan yang sesuai dengan apa yang dikerjakan. Dia juga terus berusaha untuk memberikan pelayanan yang terbaik bagi seluruh pelanggannya tanpa terkecuali.

(Dony)

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers.

Diposkan oleh iwan di 13.25  

0 komentar:

Poskan Komentar