“Arus Balik Lebaran Capai Puncaknya - Galamedia”

Minggu, 03 Agustus 2014

“Arus Balik Lebaran Capai Puncaknya - Galamedia”


Arus Balik Lebaran Capai Puncaknya - Galamedia

Posted: 03 Aug 2014 11:29 AM PDT

Volume kepadatan kendaraan yang melintas dari jalur selatan, Nagreg menuju perempatan jalur Cileunyi pada H+6 Lebaran, Minggu (3/8) malam mengalami penurunan. Kondisi tersebut mengindikasikan arus balik sudah mencapai puncaknya.

Pantauan "GM", kendaraan yang melintas di jalur Nagreg hingga perempatan Cileunyi, mulai terlihat padat sekitar pukul 16.00 hingga 20.00 WIB. Dari data yang dihimpun Polres Bandung, sepanjang pagi hingga malam hari, kendaraan yang melintas jalur Nagreg dan Cileunyi diperkirakan sebanyak 68 ribu unit dengan didominasi kendaraan roda dua.

"Kami masih menampung arus balik, terutama dari wilayah timur, baik Garut, Tasikmalaya maupun Ciamis yang melewati jalur selatan Nagreg sampai Cileunyi. Kemudian kami menampung arus yang dari jalur tengah Sumedang," kata Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasatlantas) Polres Bandung, AKP Eko Munarianto di Pos Lantas Cileunyi, kemarin malam.

Menurutnya, puncak arus mudik dari data yang ada, masih condong pada H+4 atau Jumat (1/8). "Kurang lebih pada H+4 ada 103 ribu kendaraan dan di H+5 94 ribu kendaran. Jadi untuk hari ini sampai pukul 20.00 WIB malam ada penurunan jumlah kendaraan," ujarnya.

Namun ia memprediksi peningkatan kendaraan terjadi sampai tengah malam tadi. "Jumlahnya masih belum mengetahui pasti, baru bisa diketahui hari berikutnya (hari ini, red)," ucapnya.

Guna mengantisipasi penumpukan kendaraan yang melintas jalur Cileunyi, pihaknya menerapkan sistem buka tutup. Jika ada kepadatan dari arah timur dan tengah, maka kendaraan dari arah Jatinangor akan diputark ke Bundaran ABC Rancaekek.

"Sehingga ada ruang, waktu, dan lokasi untuk kendaraan agar lebih maksimal penarikannya sampai Perempatan Cileunyi," kata Eko.

Terminal

Sementara puncak arus balik Lebaran pun terjadi di Terminal Cicaheum dan Terminal Leuwipanjang. Sepanjang Minggu kemarin, Terminal Cicaheum diperkirakan kedatangan 4.500 penumpang dari arah timur. Mulai dari Garut, Tasikmalaya, Ciamis, Banjar, Cirebon hingga sejumlah kota di Jawa Tengah dan Jawa Timur.

"Pada H+4 lalu (Sabtu, 2/8) Terminal Cicaheum kedatangan 3.731 penumpang. Pada puncaknya (kemarin, red) diperkirakan ada peningkatan 20 persen," kata Kepala Terminal Cicaheum, Abdul Harris di Terminal Cicaheum.

Berbeda dengan Terminal Cicaheum, Terminal Leuwipanjang jusru mengalami peningkatan keberangkatan. Terjadi peningkatan jumlah penumpang ke arah barat seperti ke Bekasi, Depok, Bogor, Sukabumi, Jakarta, dan Merak.

"Pada Minggu (3/8) hingga malam hari diperkirakan 760 armada akan diberangkatkan dengan jumlah penumpang 13.000 orang. Mereka diberangkatkan ke sejumlah daerah," kata Kepala UPT Terminal Kota Bandung, Iya Sunarya.

"Ada 23 trayek yang dilayani di Terminal Leuwipanjang. Tujuan trayek tersebut di antaranya, Depok, Bogor, Merak, Bekasi, dan berbagai daerah lainnya ke arah barat," lanjutnya.

Iya mengatakan, Terminal Lewipanjang memang memiliki karakteristik yang berbeda dengan Terminal Cicaheum. Terminal Leuwipanjang lebih banyak melayani keberangkatan di saat arus balik. Sebab para penumpang ke arah barat akan kembali bekerja, sekolah atau memulai kembali usahanya di kota-kota tujuan.

Dua tewas

Sementara di Sukabumi, minibus Suzuki APV B 1921 BVI terperosok ke dalam jurang sekitar 10 meter di ruas Jalan Raya Cibadak-Cikidang, tepatnya di Kampung Bantarselang, Desa/Kecamatan Cikidang, Kab. Sukabumi, sekitar pukul 14.00 WIB. Kecelakaan tersebut menewaskan dua orang penumpang dan enam lainnya mengalami luka serius.

Korban tewas adalah sopir Bayu Baskoro dan Agus Mansuyudi yang tercatat sebagai anggota TNI di sebuah kesatuan AD. Keduanya mengalami luka sangat parah hingga meninggal di lokasi kejadian.

Kasat Lantas Polres Sukabumi, AKP Susan Ridwan ketika dihubungi "GM" menjelaskan, hasil olah kejadian perkara (TKP), sopir APV kesulitan mengendalikan laju kendaran di tikungan tajam.

Keterangan para saksi, saat terperosok mobil yang dikemudikan korban terguling hingga beberapa kali.

"Semua jenazah korban sudah dibawa keluarganya masing-masing ke Jakarta. Kini perkara kecelakaan lalu lintas tunggal ini dalam penyelidikan petugas di lapangan," katanya.

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers.

Diposkan oleh iwan di 13.35  

0 komentar:

Poskan Komentar