“Bisa Tidak Tertibkan PKL? - Galamedia”

Jumat, 01 Agustus 2014

“Bisa Tidak Tertibkan PKL? - Galamedia”


Bisa Tidak Tertibkan PKL? - Galamedia

Posted: 01 Aug 2014 12:25 PM PDT

Warga Kota Bandung menunggu janji Pemkot Bandung untuk kembali menertibkan pedagang kaki lima (PKL) di kawasan Alun-alun dan sekitarnya pasca-Lebaran ini. Sebab kawasan ini kembali kumuh dan tidak nyaman lagi.

"Kawasan pusat kota jadi semrawut lagi. Ini seperti tidak terurus. PKL-nya sudah terlalu banyak," keluh Ili Romli, warga Linggawastu kepada "GM" ketika ditemui di kawasan Alun-alun, Jumat (1/8).

Menurut Ili, pasca-Lebaran ternyata PKL di kawasan Alun-alun masih saja banyak. Ia sedikit memaklumi jika Ramadan lalu jumlah PKL bertambah karena banyak warga yang mencari kebutuhan Lebaran dan para PKL juga ingin mencari rezeki. Tetapi setelah Lebaran, lanjut Ili, seharusnya kawasan Alun-alun bisa kembali tertib.

"Ini terjadi setiap tahun. Pemkot Bandung janjinya akan menertibkan PKL pasca-Lebaran, tetapi ternyata masih saja banyak," kata Ili. "Jadi kalau Pemkot Bandung janji akan menertibkan PKL setelah Lebaran, ya warga sih nunggu aja. Bisa tidak?" ujar Ili.

Komentar serupa juga dilontarkan Santi, warga Sukaluyu. Menurutnya, di awal Ridwan Kamil memimpin Kota Bandung, kawasan Alun-alun sebenarnya bisa sedikit lebih baik. Apalagi saat Jln. Kapatihan bisa ditertibkan dari PKL. Tetapi nyatanya hal itu hanya bertahan sesaat.

"Sama saja dengan dulu-dulu. Penertiban PKL sesaat saja. Setelah itu, banyak lagi," tuturnya. Oleh karenanya, Santi meminta agar Pemkot Bandung kembali menertibkan kawasan Alun-alun.

Tim gabungan

Kepala Satpol PP Kota Bandung, Ferdi Ligaswara mengatakan, pihaknya akan melakukan tindakan di lapangan. "Karena kalau dibiarkan mereka akan seenaknya. Jangan anggap kami akan membiarkan. Jadi jangan mimpi untuk coba-coba kembali, jangan disamakan dengan bulan Ramadan," ungkapnya.

Pemkot Bandung tidak akan berhenti melakukan penertiban dan penataan PKL, terutama yang berada di zona merah. Pasca-Lebaran tim gabungan akan kembali diintensifkan untuk menghalau PKL, terutama yang berada di empat titik zona merah, yakni Kapatihan, Dalem Kaum, Alun-alun, dan Merdeka."Sesuai perintah wali kota, usai Lebaran ini harus dilakukan kembali penghalauan dan penertiban PKL. Prioritas di empat titik zona merah oleh Satpol PP beserta tim gabungan TNI/Polri dan Satgasus PKL," ujar Kabid Penegakan Produk Hukum Daerah Satpol PP Kota Bandung, Teddy Wirakusumah.

Berdasarkan pantauan "GM", para PKL ini masih tetap berjualan di zona merah khusus empat titik, yang sebenarnya sudah direlokasi ke Gedebage untuk PKL di Kapatihan, kawasan Dalem Kaum, seputar Alun-alun, dan basement BIP untuk PKL Merdeka. Namun relokasi ke Gedebage tak berjalan mulus dan basement BIP pun hanya ditempati sebagian PKL. PKL lainnya masih tetap berjualan di zona terlarang tersebut.

Sementara anggota Komisi A DPRD Kota Bandung, Lia Noer Hambali mengatakan, sejak Dada Rosada dilantik sebagai wali kota, ia pernah mengungkapkan bila Kota Bandung tidak mungkin bebas dari PKL. Bebas PKL hanya mimpi, karena pemerintah hingga kini belum mampu membuka lapangan pekerjaan.

"Selama pemerintah belum bisa buka lapangan pekerjaan formal dan usaha baru, jangan harap PKL hilang. PKL ini merupakan langkah terakhir warga Kota yang tidak kebagian pekerjaan tetap," ujarnya.

Disebutkan, DPRD Kota Bandung membuat perda inisiatif penataan.

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers.

Diposkan oleh iwan di 13.25  

0 komentar:

Poskan Komentar