“Lepas dari Hercules, Akademi Saint Mary Buka Kelas Baru - Suara Pembaruan”

Jumat, 15 Agustus 2014

“Lepas dari Hercules, Akademi Saint Mary Buka Kelas Baru - Suara Pembaruan”


Lepas dari Hercules, Akademi Saint Mary Buka Kelas Baru - Suara Pembaruan

Posted: 15 Aug 2014 06:13 AM PDT

Lepas dari Hercules, Akademi Saint Mary Buka Kelas Baru
Jumat, 15 Agustus 2014 | 14:46

Ilustrasi wisuda lulusan LPK Saint Mary International.[Istimewa]Ilustrasi wisuda lulusan LPK Saint Mary International.[Istimewa]

[JAKARTA] Yayasan LPK Saint Mary International (Yayasan Saint Mary) yang merupakan pengelola Saint Mary Academy akan menjadikan sekolah tinggi sekretaris tersebut lebih kompetitif ke depan. Pengurus Yayasan menerapkan konsep university of community.

"Ini adalah masa recovery setelah masalah eksekusi gedung kampus sebelumnya. Kami telah mengambil manajemen dari pemilik lama Hercules Rozario telah secara legal pada Mei 2014 lalu," kata Ketua Pembinan Yayasan M Hanafi dalam jumpa pers di Kampus Eksekutif Saint Mary Academy Patra Jasa Office, Jakarta, Jumat (15/8).

Dia mengatakan, kampus Saint Mary itu akan dijalankan sebagai bagian yang tak terpisahkan dari masyarakat. Terutama, dari komunitas industri dan dunia tenaga kerja.

Saint Mary Academy berkomitmen menjadi lembaga pendidikan yang merupakan center of innovation. Mahasiswa akan dididik dan belajar mendidik diri sebagai pribadi yang cerdas, terampil, dan inovatif, serta memiliki soft-skills yang terasah.

"Menjadi tenaga kerja profesional adalah syarat dasar untuk dunia kerja, kami ingin mendidik para mahasiswa sebagai pribadi yang utuh dalam kecerdasan intelektual, keterampilan, dan moral serta tanggung jawab yang mumpuni," ujarnya.

Dia menyatakan, Saint Mary Academi akan membuka dua program studi baru yaitu Supply Change Management dan Ilmu Pariwisata pada 2017. Saat ini, manajemen tengah mencari para pengajar kompeten. Juga, mengundang para alumni untuk mengambil bagian dalam masa recovery itu.

Hanafi melanjutkan, Saint Mary memiliki beberapa dosen dan tenaga ahli supply change management dan pariwisata yang merupakan lulusan dari berbagai negara, terutama Jerman. Saat ini, para calon pengajar tersebut sedang bekerja di beberapa perusahaan internasional di Jakarta dan kota-kota lain.

Di bawah manajemen baru, proses perkulihan dilaksanakan di Kampus Saint Mary di Patra Jasa Office Tower lt 10 Suite 1034, Jakarta Selatan. Adapun kampus baru terletak di JL Hasyim Ashari no 52-54, Jakarta Pusat.

"Kampus baru berdaya tampung lima ribuan mahasiswa. Perkuliahan akan dimulai pada 15 September 2014," katanya.

Sebagai informasi, Saint Mary Academy didirikan pada 1985. Hingga kini, lembaga pendidikan itu telah meluluskan sekitar 50 ribu alumni yang kebanyakan bekerja sebagai sekretaris profesional. Serta, tenaga profesional di bidang bahasa Inggris, bisnis perhotelan, dan usaha perjalanan wisata.

Tim pengurus baru Yayasan Saint Mary terdiri dari pengusaha supply change management dan logistics M Hanafi (ketua pembina), tokoh nasional Andreas R Mere, praktisi pendidikan Yohanes Surya, dosen senior dan politisi Andreas Hugo Parera, praktisi pendidikan Erijanto Djajasudarma, wartawan senior Abraham Runga Mali, praktisi bisnis Petter Halem Davis, Adrian Jan Winata dan politisi muda Melki Lakalena. [ID/N-6]


Kirim Komentar Anda

Komentar Untuk Artikel Ini

Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers.

Diposkan oleh iwan di 13.19  

0 komentar:

Poskan Komentar