“Losmen & Salon Kecantikan Mesum Disegel”

Rabu, 15 Oktober 2014

“Losmen & Salon Kecantikan Mesum Disegel”


Losmen & Salon Kecantikan Mesum Disegel

Posted: 15 Oct 2014 04:01 AM PDT

Losmen & Salon Kecantikan Mesum Disegel (Foto: Salman M/okezone)

Losmen & Salon Kecantikan Mesum Disegel
BANDA ACEH - Pemerintah Kota Banda Aceh menyegel rumah kecantikan dan losmen, karena diduga digunakan sebagai tempat mesum. Kedua tempat usaha itu dinyatakan melanggar qanun (perda) syariat Islam dan tak memiliki surat izin usaha.

Penyegelan dilakukan tim gabungan Satpol PP, Wilayatul Hisbah (polisi syariah), polisi, dan TNI dengan menempel plang kuning bertuliskan "Segel" disertai penjelasan pelanggaran Qanun Nomor 14 Tahun 2003 Tentang Khalwat atau mesum, Rabu (15/10/2014).

Tim pertama menyegel salon kecantikan merangkap loundry di Jalan Cut Nyak Dhien, Lamteumen Barat yang sudah dalam keadaan tutup tanpa penghuni. Petugas ikut mencabut papan nama salon PK yang diduga memberi pelayanan plus-plus itu.

Dari sana, tim bergerak menyegel losmen di Jalan Teuku Umar, Lamteumen Timur. Losmen ini disegel setelah beberapa kali kedapatan pasangan mesum dan sudah pernah diperingati secara lisan dalam beberapa razia.

"Terakhir 4 September lalu, ada dua pasangan mesum yang kita dapatkan di sini. Satu pelaku pria melarikan diri, tiga pelaku lainnya berhasil diamankan dan sedang diproses," kata Plh Kasatpol PP dan Wilayatul Hisbah Banda Aceh, Evendi A Latif kepada wartawan di lokasi penyegelan.

Menurutnya dua pasangan bukan muhrim itu kedapatan mesum dalam dua kamar berbeda pada losmen itu pada siang hari. "Sebelumnya juga ada tapi berhasil kabur," ujar Evendi.

Sementara salon kecantikan di Lamteumen Barat, kata Evendi, diketahui digunakan sebagai tempat mesum setelah digerebek warga sekitar pada 7 September 2014. "Ada dua pasangan mesum ditangkap warga di sana," sebutnya.

Kedua pasangan itu diproses dengan qanun syariat Islam dan kasusnya kini sudah dilimpahkan ke kejaksaan.

Selain pelanggaran atas qanun tentang mesum, Evendi mengatakan, kedua tempat usaha yang disegel tersebut juga tak memiliki izin usaha. "Penyegelan ini bersifat permanen. Salon tadi tidak boleh buka usaha salon lagi, sedangkan wisma ini tidak boleh lagi sebagai wisma atau kos-kosan," pungkasnya. (kem)

This entry passed through the Full-Text RSS service - if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers.

Diposkan oleh iwan di 13.30  

0 komentar:

Poskan Komentar