“Asosiasi PKL Dukung Larangan Mini Market Buka 24 Jam”

Minggu, 18 Januari 2015

“Asosiasi PKL Dukung Larangan Mini Market Buka 24 Jam”


Asosiasi PKL Dukung Larangan Mini Market Buka 24 Jam

Posted: 17 Jan 2015 10:19 PM PST

JAKARTA - Wakil Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat akan memberlakukan peraturan Pemerintah Daerah (Pemda) Nomor 2 tahun 2002 guna menerapkan kebijakan pelarangan mini market di Jakarta buka selama 24 jam. Hal itu langsung mendapat respons positif dari Asosiasi Pedagang Kaki Lima Indonesia (APKLI).

"Tidak boleh dibiarkan dan harus segera ditindak tegas, karena telah melumpuhkan ekonomi dan mata pencarian rakyat," ujar Ketua Umum DPP APKLI Ali Mahsun dalam keterangan tertulisnya, Jakarta, Minggu (18/1/2015).

Menurutnya, selain peraturan Pemda tersebut, Perpres RI no 112/2007 tentang pasar tradisional, pusat perbelanjaan dan toko modern juga jelas melarang toko modern untuk buka selama 24 jam. Lebih dari itu, lanjutnya, keberadaan toko modern atau mini market jumlahnya sudah sangat membludak dan telah merangsek ke gang-gang perkotaan dan pelosok pedesaan.

"Mengakibatkan puluhan juta usaha PKL Kelontong dan 3.500 pasar tradisional di seluruh tanah air gulung tikar. Boleh saja toko modern hadir, tapi tidak boleh menggerus kekuatan ekonomi rakyat, apalagi merobek kedaulatan ekonomi bangsa," tambahnya.

Oleh karena itu, pihaknya mendukung penuh kebijakan tersebut. Namun Ali berharap kebijakan tersebut tidak hanya sampai di situ saja, tapi juga harus ada tindakan konkret untuk melakukan pembatasan jumlah dan wilayah operasi mini market. Selain itu dirinya juga meminta Pemprop DKI juga harus segera hentikan segala tindak kekerasan dalam menggusur PKL dengan dalih penertiban.

"Tak boleh hanya just retorika pemerintah saja, akan tetapi harus ada bukti konkret di lapangan. Kami berharap juga dilakukan oleh Pemda Kabupaten Kota dan Propinsi se-Indonesia," tandasnya.

Sebelumnya, Pemda DKI melarang minimarket beroperasi 24 jam dengan alat hukum Peraturan Daerah (Perda) nomor 2 tahun 2002 tentang perpasaran swasta, minimarket hanya bisa beroperasi sampai dengan 22.00 WIB.

Sebagai informasi, berdasarkan data Biro Perekonomian DKI Jakarta hingga pertengahan tahun 2014, jumlah mini market di Ibu Kota mencapai 2.254 gerai. Jumlah tersebut bila dirinci ada 2.148 gerai berupa convenience store seperti Circle K, Lawson, Family Mart, Indomaret, dan Alfamaret. Sisanya 106 gerai seperti Seven Eleven.

Recommended article: Chomsky: We Are All – Fill in the Blank.
This entry passed through the Full-Text RSS service - if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers.

Diposkan oleh iwan di 13.35  

0 komentar:

Poskan Komentar