“Gubernur Sumbar: Orang Minang Lebih Suka Buka Usaha Sendiri - Suara Pembaruan”

Rabu, 25 Februari 2015

“Gubernur Sumbar: Orang Minang Lebih Suka Buka Usaha Sendiri - Suara Pembaruan”


Gubernur Sumbar: Orang Minang Lebih Suka Buka Usaha Sendiri - Suara Pembaruan

Posted: 23 Feb 2015 08:58 PM PST

Gubernur Sumbar: Orang Minang Lebih Suka Buka Usaha Sendiri
Selasa, 24 Februari 2015 | 11:45

Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno (ANTARA)Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno (ANTARA)

[PADANG] Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) Irwan Prayitno menyambut baik diadakannya Rapat Koordinasi Kementerian Perindustrian (Kemperin) bertajuk

"Terbangunnya Industri yang Tangguh dan Berdaya Saing Menuju Kemandirian Ekonomi" di Padang, Selasa (24/2). Irwan pun memberikan pandangannya terhadap perkembangan ekonomi di wilayah yang dimpimpinnya.

Menurutnya, Sumbar merupakan provinsi dengan karakteristik yang berbeda jika dibandingkan dengan daerah lain. Pasalnya, masyarakat di Sumbar mayoritas menggantungkan hidupnya melalui industri kecil (home industry).

"Orang Minang itu lebih suka buka usaha sendiri walaupun home industry. Ada sekitar 90 persen industri kecil di sini. Mereka kebanyakan bergerak di bidang makanan, pertanian, dan tekstil," ujar Irwan.

Atas dasar itu, lanjut Irwan, sudah sepatutnya pemerintah bisa melihat budaya masing-masing daerah dalam membuat kebijakan ekonomi. Pasalnya, jika salah dalam menerapkan kebijakan, maka perekonomian di daerah tersebut dipastikan akan sulit terangkat.

"Ini bisa menjadi rumusan dalam membuat kebijakan yang sejalan dengan karakter suatu daerah. Karena itu akan menentukan ketangguhan industri di daerah-daerah dan bisa memunculkan daya saing," ucapnya.

"Misalkan di Sumbar, industri padat karya dengan memberikan gaji karyawannya sesuai UMR hampir dipastikan akan mati. Karena tidak efektif dan efisien. Kenapa? karena Orang Minang tidak mau digaji bulanan. Mereka lebih cenderung untuk bagi hasil. Daripada diperintah orang, orang Minang juga lebih baik berdagang. Budaya seperti ini yang bisa dijadikan acuan bagi pemerintah dalam mengambil kebijakan," pungkasnya. [H-16/L-8]


Kirim Komentar Anda

Komentar Untuk Artikel Ini

Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!

This entry passed through the Full-Text RSS service - if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers.

Diposkan oleh iwan di 14.00  

0 komentar:

Poskan Komentar