“Imigran Dibiarkan Buka Usaha - Pojok Jawa Barat”

Selasa, 07 Juli 2015

“Imigran Dibiarkan Buka Usaha - Pojok Jawa Barat”


Imigran Dibiarkan Buka Usaha - Pojok Jawa Barat

Posted: 07 Jul 2015 08:29 AM PDT

BELUM DITINDAK: Imigran asal Timur Tengah dibiarkan membuka butik di Desa Batulayang, Kecamatan Cisarua.BELUM DITINDAK: Imigran asal Timur Tengah dibiarkan membuka butik di Desa Batulayang, Kecamatan Cisarua.

POJOKSATU.id, RADAR BOGOR-Hingga kini, pemerintah Kabupaten Bogor dan Imigrasi, belum mampu membersihkan kawasan Puncak dari imigran gelap. Sebab, beberapa imigran Timur Tengah masih bebas berkeliaran di Kecamatan Cisarua.

Data yang dihimpun Radar Bogor, imigran gelap ini menyebar diberbagai desa di Kecamatan Cisarua dan Megamendung. Salah satunya di Desa Batulayang, Cisarua. Saking bebasnya, mereka bisa buka usaha di desa itu.

Kepala Imigrasi Kelas II Bogor, Herman Lukman mengatakan, habis lebaran ini pihaknya akan mendata kembali imigran yang tersebar di kawasan Puncak. Mereka akan mendatangi tempat tinggal para imigran gelap.

"Kami akan melakukan pendataan kembali. Rencanya di lima titik yang selama ini banyak imigranya," ujarnya seperti dilansir Radar Bogor, Selasa (7/7/2015).

Herman mengaku, sulit menghindarkan Puncak dari imigran.

Selain terbentur dengan kebijakan, keberadaannya juga sulit dilacak karena mereka sering berpindah-pindah tempat.

"Kalau masalah ini dihapuskan, sulit dilakukan karena kebijakannya ada di pusat," terangnya.

Kata dia, Imigrasi Bogor hanya melakukan penertiban secara bertahap. Sebab, anggaran yang dibutuhkan untuk menertibkan imigran ini juga tidak sedikit.

"Butuh proses yang panjang," tandasnya.

(radar bogor/nal/c)



This entry passed through the Full-Text RSS service - if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers.

Diposkan oleh iwan di 13.32  

0 komentar:

Poskan Komentar