“Warung Remang-Remang Nekat Buka di Jalan Lintas Sumatera ... - Okezone”

Rabu, 08 Juli 2015

“Warung Remang-Remang Nekat Buka di Jalan Lintas Sumatera ... - Okezone”


Warung Remang-Remang Nekat Buka di Jalan Lintas Sumatera ... - Okezone

Posted: 07 Jul 2015 05:26 PM PDT

KAYUAGUNG - Berdalih mencari bekal uang untuk pulang kampung dan memenuhi kebutuhan lebaran, pengusaha dan pelayan sejumlah warung remang-remang tetap buka di sepanjang Jalan Lintas Timur (Jalintim) Sumatera perlintasan Ogan Komering Ilir (OKI).

Padahal, awal bulan Ramadan lalu mereka telah dirazia dan tidak diizinkan untuk membuka usaha maksiat tersebut. Namun beberapa hari terakhir, satu per satu mereka nekat membuka lapaknya.

Pantauan di lokasi, memang tidak seluruh warung remang-remang terlihat beroperasi. Dari belasan warung, separuhnya tetap buka, namun tidak menggambarkan layaknya tempat hiburan malam.

Usaha yang mereka buka di bulan Ramadan ini sedikit berbeda dengan malam hari biasanya. Kali ini pengunjung tidak bisa berkaraoke karena tidak menyediakan hiburan musik dan tanpa menyalakan lampu warna warni berkelap-kelip.

Pelayanan lainnya tetap sama. Mereka mulai membuka dari pukul 21.00 WIB hingga 02.00 WIB. Namun pemiliknya masih menjual minuman keras (miras) serta menyediakan pekerja seks komersil (PSK).

"Tapi pengunjungnya tidak seramai hari biasa, karena kemarin-kemarin pernah ada razia. Mungkin pengunjung takut kena razia. Dalam setiap malam cuma ada lima hingga delapan pengunjung. Itu pun ada yang hanya minum sambil ngobrol, tidak semuanya ngamar," ungkap pelayanan kafe bernisial RIN beberapa waktu lalu.

RIN, janda muda berusia 23 tahun ini mengatakan, dia mengetahui jika kafenya sudah menerima surat edaran dari Pemkab OKI agar menutup saat bulan puasa.

Namun mereka nekad tetap berada di kafe karena butuh uang untuk ongkos pulang kampung, membeli pakaian dan kebutuhan lainnya untuk berlebaran.

Kasat Pol PP OKI Alexsander saat dikonfirmasi mengaku tidak menyangka jika masih ada warung remang-remang yang berani beroperasi pada bulan Ramadan. "Terima kasih informasinya. Kami siap turun lagi ke lapangan. Memang razia yang sudah pernah dilakukan beberapa hari lalu, tapi itu diduga bocor," ujar mantan Camat Pampangan tersebut. (Sindonews)

This entry passed through the Full-Text RSS service - if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers.

Diposkan oleh iwan di 13.18  

0 komentar:

Poskan Komentar