“Buka Akses Pasar UKM, Kemendag Buat Pameran di Bukittinggi - Bisnis.com”

Kamis, 10 September 2015

“Buka Akses Pasar UKM, Kemendag Buat Pameran di Bukittinggi - Bisnis.com”


Buka Akses Pasar UKM, Kemendag Buat Pameran di Bukittinggi - Bisnis.com

Posted: 10 Sep 2015 09:49 AM PDT

Buka Akses Pasar UKM, Kemendag Buat Pameran di Bukittinggi

Salah satu contoh produk industri kecil dan menengah (IKM)

Bisnis.com/Feri Kristianto

Bisnis.com, JAKARTA - Kementerian Perdagangan mengadakan Pameran Pangan Nusa (PPN) dan Pameran Produk Dalam Negeri Regional (PPDNR) di Bukittinggi, Sumatra Barat, pada 10-13 September 2015.

Dirjen Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Perdagangan Srie Agustina berharap kegiatan itu  dapat membuka akses pasar dan jaringan usaha yang luas bagi para pelaku usaha mikro dan kecil sehingga dapat lebih mandiri dan bersaing di pasar dalam negeri, juga untuk pasar luar negeri suatu saat nanti.

Srie menjelaskan PPN dan PPDNR ini sejalan dengan amanat Nawacita Presiden Joko Widodo. Menurutnya, perekonomian nasional perlu terus dibangun dengan melibatkan rakyat atau perekonomian yang pro-rakyat yaitu dengan meningkatkan produktivitas rakyat, menggerakkan sektor-sektor strategis ekonomi domestik tanpa melupakan daya saing di pasar dunia.

"Presiden juga menegaskan ini saatnya ekonomi kita berorientasi ekonomi produktif, yang selalu diartikulasikan dengan kerja, kerja dan kerja," kata Srie pada Kamis (10/9/2015).

Kota Bukittinggi mendapatkan giliran pelaksanaan PPN dan PPDNR tahun ini karena mempunyai semboyan "Saayun Salangkah" yang artinya penting untuk menjaga persatuan dan kesatuan masyarakat khususnya dalam bersama-sama membangun perekonomian rakyat berbasis produk dalam negeri.

Kota Bukit Tinggi atau yang disebut juga sebagai Londen van Andalas dan terkenal dengan ikon-nya Jam Gadang merupakan lokasi terakhir untuk kawasan regional sebelum penutupan PPN dan PPDNR yang akan dilakukan secara nasional di Jakarta pada 8-11 Oktober 2015.

Sebelumnya, PPN & PPDNR telah dilaksanakan di Gorontalo (31 Mei-3 Juni), dan di Surakarta (7-10 Agustus).

"Para pelaku usaha mikro, kecil diharapkan dapat memperoleh akses pasar dan jaringan usaha yang luas, sehingga dapat lebih mandiri dan bersaing di pasar dalam negeri dan satu suatu ketika merambah pasar luar negeri," kata Srie.

This entry passed through the Full-Text RSS service - if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers.

Diposkan oleh iwan di 13.28  

0 komentar:

Poskan Komentar