“Dana JHT Digunakan untuk Biaya Hidup Hingga Buka Usaha - Metro TV News”

Selasa, 15 September 2015

“Dana JHT Digunakan untuk Biaya Hidup Hingga Buka Usaha - Metro TV News”


Dana JHT Digunakan untuk Biaya Hidup Hingga Buka Usaha - Metro TV News

Posted: 15 Sep 2015 01:53 AM PDT

Metrotvnews.com, Jakarta: Dana jaminan hari tua (JHT) dari Badan Penyelenggaran Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan sungguh dinantikan para pesertanya. Bukan hanya bagi pensiunan atau terkena Pemutusan Hubungan Kerja (PHK). Peserta yang masih tercatat sebagai pegawai aktif juga ikut mencairkan dana JHT.

Dana JHT bak oase di tengah padang pasir. Para peserta yang kebanyakan dari kaum buruh tak ragu mencairkan dana JHT, meski hanya 10 persen dari saldo mereka.

"Saya sebenarnya masih kerja, tapi sudah mau cairin aja," ujar Budi, salah satu peserta BPJS Ketenagakerjaan kepada Metrotvnews.com, saat ditemui di Gedung Cawang Kencana, Jakarta Timur, Selasa (15/9/2015).

Pria 40 tahun itu mengaku, 10 persen dana JHT yang dicairkan bisa untuk menyambung kehidupan sehari-hari. Meski tak seberapa, dana JHT baginya sebuah berkah.

"Anak saya dua masih SD, lumayan kalau cairkan JHT sekarang. Itung-itung untuk biaya sehari-hari," paparnya.

Lain halnya dengan Adeyana, 37. Ia baru saja berhenti dari tempat kerjanya di kawasan Sunter, Jakarta Utara. Ia mengaku ingin menggunakan dana JHT untuk buka usaha. "Rencananya (dana JHT) mau buat usaha kecil-kecilan. Bikin warung kopi gitu," jelasnya.

Tuti, 51, seorang pensiunan bank swasta juga mengaku ingin mencairkan semua dana JHT miliknya. Pada bulan lalu, ketika baru pensiun, ia baru mencairkan 10 persen dana JHT.

"Waktu pertama, Agustus awal, efektif pensiun baru bisa keluar 10 persen. Ternyata pada awal September bisa dicairkan semua. Sekarang mau cairkan sisanya," ujar Tuti.

Kris, 51, suami Tuti, membeberkan, dana JHT milik istrinya bakal digunakan biaya kuliah anak-anak mereka. "Sebenernya saya masih kerja, tapi istri yang udah pensiun. Dananya kan itung-itung bisa membantu," ungkapnya.

Seperti diketahui, pemerintah mengeluarkan aturan baru mengenai pencairan dana JHT bagi pekerja yang berhenti atau terkena PHK. Ini merupakan revisi dari aturan sebelumnya yang telah berlaku pada 1 September 2015.

Revisi yang dimaksud yakni, Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 60 Tahun 2015 tentang Penyelenggaraan JHT yang merupakan revisi dari Peraturan Pemerintah Nomor 46 Tahun 2015 tentang Penyelenggaraan Program Jaminan Hari Tua.
MBM

This entry passed through the Full-Text RSS service - if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers.

Diposkan oleh iwan di 13.39  

0 komentar:

Poskan Komentar